oleh

Gelar Workshop, B-POM Gandeng Dinkes Halteng

WEDA,LENTERA.CO.ID – Badan POM provinsi Malut dan Dinas kesehatan Halteng Workshop penyuluhan keamanan pangan dalam rangka pemberdayaan usaha kecil menengah di Kabupaten Halmahera Tengah yang bertempat di UPTD Puskesmas Weda. Kamis 21 Maret 2019.

Dalam Sambutan Kepala Balai pengawasan obat dan makanan Dra. Sarinah Amt, mengatakan, Keamanan Pangan dalam rangka Pemberdayaan UMKM Workshop dapat menambah wawasan sekalian upaya demi menerapkan daya saing produk.

Keberadaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mempunyai peranan strategis dalam perekonomian nasional, terutama penyediaan lapangan kerja.

“Menurut data dari Kementrian Koperasi jumlah usaha Mikro yang ada sebanayak 55.856.756 dari jumlah total industri 55.888.700 atau sebanyak 99,94 % Peran UMKM pangan sebagai salah satu kekuatan pendorong kekuatan ekonomi” bebernya

Sarina menambahkan, Negara memiliki peran strategis dalam ekonomi nasional dan peran peniting dalam ekonomi rakyat sebagai pengerak ekonomi keluarga Selaian itu UMKM pangan merupakan asset pemerintah Daerah (PEMDA) untuk meningkatkan kesejahteraan masyaraket, penyedian kerja dan perluasan lapangan kerja yang lentur terhadap krisis serta merupakan alternativ usaha dimasa kritis.

“Pemberdayaan adalah upaya yang dilakukan Pemerintah, Pemerintah Daerah,Dunia Usaha dan Masyarakat secara sinergis dalam bentuk menumbuhkan iklim yang kondusif untuk pengembangan usaha bagi UMKM sehingga mampu tumbuh dan berkembang menjadi usaha yang tangguh dan mandiri. Hal ini untuk mendukung agenda Nawa Cita ke-6 dalam Meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar international” lanjutnya.

Lebih lanjut, Sarina menyebutkan bahwa Dinas Kesehatan merupakan mitra Badan POM yang memiliki peran strategis sebagai simpul masyarakat yang berfungsi sebagai instansi yang mempunyaí kewenangan untuk mingeluarkan IAIN dan INDI pembina serta pengawas pangan industry rumah tangen.

“BPOM memberikan perhatian khusus kepada UMKM agar dapat menghasilkan produk-produk pangan yang bermutu dan aman sehingga dapat meningkatken kesehatan masyarakat dan berdaya saing. Dengan adanya kegiatan Penyuluhan Keamanan Pangan ini diharapkan agar Dinas Kesehatan dapat mengawal UMKM ini sehingga memperoleh Izin edar Industri rumah Tangga atau P-IRT” tutypnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News