Warning: getimagesize(): SSL operation failed with code 1. OpenSSL Error messages: error:14090086:SSL routines:ssl3_get_server_certificate:certificate verify failed in /home/lentera8/malut.lentera.co.id/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(): Failed to enable crypto in /home/lentera8/malut.lentera.co.id/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(https://www.malut.lentera.co.id/wp-content/uploads/2019/09/Icon-Lentera-Malut-terkini-1.jpg): failed to open stream: operation failed in /home/lentera8/malut.lentera.co.id/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(): SSL operation failed with code 1. OpenSSL Error messages: error:14090086:SSL routines:ssl3_get_server_certificate:certificate verify failed in /home/lentera8/malut.lentera.co.id/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(): Failed to enable crypto in /home/lentera8/malut.lentera.co.id/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(https://www.malut.lentera.co.id/wp-content/uploads/2019/09/Icon-Lentera-Malut-terkini.jpg): failed to open stream: operation failed in /home/lentera8/malut.lentera.co.id/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Insiden Penembakan Warga, Kompolmas RI Minta Propam Bertindak Tegas

BERITA TERKAIT

Kades Tabona Diminta Undur dari Jabatan, Ini Jawaban Kades La Haruli

LENTERA MALUT- Sekelompok pemuda dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Desa Tabona Bersatu di Kecamatan...

Polres Halteng Mengamankan Miras saat Bertugas Bersama Tim Covid-19

LENTERA MALUT – Polres Halmahera Tengah yang tergabung dalam tim satgas Covid- 19 dan berjaga pada Pos...

Hasil Rapid Test, Satu Warga Halteng Dinyatakan Reaktif

LENTERA MALUT -- Salah satu warga Desa Fidi Jaya, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah yang berinisial MA...
- Advertisement -

LENTERA MALUT – Insiden penembakan dari oknum anggota Polisi terhadap dua warga Desa Kawasi Kecematan Obi Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, telah mendapat sorotan dari Komisi Kepolisian Nasional Republik Indonesia (Kompolnas RI).

Kompolnas RI meminta kepada devisi profesi dan pengamanan (Propam) Polda Malut agar segera melakukan pemeriksaan atas peristiwa penembakan tersebut. Komisioner Kompolnas RI, Poengky Indarti mengatakan, semua anggota Polri harus melaksanakan tugas dengan baik, bisa melayani, mengayomi, melindungi masyarakat dan menegakkan hukum demi mewujudkan harkamtibmas. Itu sebabnya, anggota Polri harus menghormati hukum, dan menjunjung tinggi etika dan disiplin. “Jika diduga terjadi pelanggaran hukum, maka yang bersangkutan harus diproses secara hukum,” tulisnya dalam rilis yang di terima Lentera Online pada, Ahad 17 Maret 2019.

“Ada 3 sanksi yang dapat dijatuhkan jika ada anggota yg melanggar hukum, yaitu sanksi disiplin, sanksi etik dan sanksi pidana. Jika ada kasus yang diduga dilakukan anggota, maka Propam harus segera melakukan pemeriksaan. Jika diduga ada pelanggaran hukum, maka proses pemeriksaan pidana harus dilakukan di Reskrim”.

Kasus tersebut harus menjadi atensi. Anggota Polri tunduk pada sanksi disiplin, etik dan pidana. Jadi ketiga sanksi tersebut dapat saja dijatuhkan jika oknum-oknum yang bersangkutan memang bersalah,

Untuk penggunaan senjata api digunakan berlandaskan asas legalitas, asas nesesitas dan asas oportunitas, artinya ada perintah menggunakan senjata (asas legalitas), senjata tersebut jika tidak digunakan maka akan menimbulkan kerugian (asas oportunitas) dan perlu tidaknya menggunakan senjata (asas nesesitas). Misalnya dalam pesta ada perkelahian tangan kosong, maka tidak perlu dilumpuhkan dengan senjata api, cukup dengan tangan kosong juga. Lain halnya jika perkelahian dengan menggunakan parang atau senjata lain yang mematikan dan berada dalam jarak dekat atau dinilai mengancam nyawa orang lain atau nyawa polisi, barulah polisi dapat menggunakan senjata api untuk menembak.

Lebih lanjut, Poengky menjelaskan, Polri sudah mempunyai Peraturan Kapolri nomor 08 Tahun 2009 tentang Implementasi prinsip prinsip HAM, termasuk juga dalam penggunaan senjata api, sehingga tidak boleh anggota polisi sewenang-wenang dalam mengunakan senjata api.

Lanjutnya dalam Peraturan Kapolri Pasal 45 dan 49 sudah dijelaskan, salah satu point di dalamnya yaitu, Setiap petugas Polri dalam melakukan tindakan dengan menggunakan kekuatan atau tindakan keras harus mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut, Tindakan dan cara-cara tanpa kekerasan harus diusahakan terlebih dahulu, dan Penggunaan kekuatan, senjata atau alat dalam penerapan tindakan keras harus berimbang dengan ancaman yang dihadapi.

“Saya berharap Propam selaku pengawas internal dapat menindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan terhadap oknum anggota Polisi yang diduga melakukan penembakan terjadap dua warga di Halsel,” katanya

Ia menyatakan kasus di Halsel saya mengapresiasi Kapolres Halsel yang cepat tanggap untuk memproses anggotanya. Harus diperiksa apakah yang bersangkutan benar melakukan pelanggaran hukum atau tidak. Jika memang ada pelanggaran hukum, saya berharap proses tersebut tidak hanya berhenti di proses disiplin dan etik, melainkan juga memproses pidana jika ada dugaan tindak pidana. anggota-anggota yg melakukan tindak kekerasan,

Harus ada punishment bagi yang bersangkutan, dan sekaligus bisa menjadikan efek jera agar tidak mengulangi, serta tidak akan dilakukan oleh anggota-angota yg lain.

Poengky menambahkan, selaku lembaga komisi kepolisian Kompolnas akan terus memonitor penanganan atas kasus tersebut dan mempersilahkan jika keluarga korban ingin melaporkan kepada Kompolnas.

Red: Hana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Kades Tabona Diminta Undur dari Jabatan, Ini Jawaban Kades La Haruli

LENTERA MALUT- Sekelompok pemuda dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Desa Tabona Bersatu di Kecamatan Tabona, Kabupaten Pulau Taliabu menggelar...

Polres Halteng Mengamankan Miras saat Bertugas Bersama Tim Covid-19

LENTERA MALUT – Polres Halmahera Tengah yang tergabung dalam tim satgas Covid- 19 dan berjaga pada Pos Katupat, telah mengamankan 2 unit...

Hasil Rapid Test, Satu Warga Halteng Dinyatakan Reaktif

LENTERA MALUT -- Salah satu warga Desa Fidi Jaya, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah yang berinisial MA dinyatakan reaktif usai menjalani rapid...

Kritik Pemda Tikep, Ini Lock Down di Hari Lebaran Ala Pemuda Kahar

MALUT LENTERA - Suasana lebaran Idul Fitri Minggu 24 Mei 2020 Masehi/ 1 Syawal 1441 Hijria di lingkungan 03 RT 07 Kelurahan Rum Kota...

Tak Perlu Sukses Dulu, Untuk Berbagi

"Kisah Tukang Ojek, Sedekahkan Sebagian Rizkinya untuk Janda dan anak Yatim""Bagi saya berbagi itu tak perlu harus sukses dan banyak uang, tapi memberikan apa...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...
- Advertisement -
- Advertisement -