oleh

Oknum Polisi dari Polda Malut Tembak Warga Obi

LENTERA MALUT – Tindakan sewenang-wenang dilakukan oknum anggota Polisi terhadap warga sipil kembali terjadi di Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan yang nyaris memakan korban jiwa itu terjadi pada pukul 02:00 WIT dini hari, Sabtu, 16 Maret 2019.

Insiden itu mengakibatkan 2 orang kakak beradik terkena tembakan di bagian paha dan lutut. Akibat tindakan penembakan tersebut, dua korban langsung dilarikan ke Puskesmas Obi, dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha, Halsel, Maluku Utara.

Kakak kandung kedua korban, Juisnan Lessi saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa, saat itu ada acara pesta ulang tahun sempat terjadi konflik, namun dirinya tak mengetahui pihak mana yang berkonflik dalam acara yang tak jauh dari rumahnya itu.

“Kejadian awal ada masalah di pesta, tetapi saya langsung balik ke rumah, mungkin ada pihak keluarga saya yang terlibat konflik, dan sesampainya saya di rumah tiba-tiba saya di datangi 4 orang Polisi. Lalu satu diantaranya langsung mencekik saya,”ujar Juisnan Lessi

Lanjut Juisnan, setelah mencekik lehernya, 4 orang oknum Polisi itu mengeluarkan senjata api lalu menodongkan ke Juisnan Lessi, termasuk juga 9 orang keluarganya dan Kedua Korban yang kena tembak.

“Jadi mereka (Polisi) menodongkan senjata api mereka ke saya. Awalnya hanya satu orang, tapi setelah saya mundur karena saya tau itu mengancam jiwa saya, yang lainnya mengeluarkan senjatanya juga, lalu ada satu oknum anggota Polisi yang langsung menembakkan ke arah kiri dan kanan saya,” tutur Juisnan Lessi

Akibat dari tembakan tersebut membuat 2 orang adiknya yakni Mince Manlesi (28) dan Nelman Manlesi (18) yang berada di belakang kiri Juisnan terkena tembak. Kedua adiknya itu terluka parah dibagain paha dan lutut. Ironisnya, oknum Polisi itu langsung pergi ke rumah Sekdes. “Tidak membatu adik saya yang sudah di tembak itu,” ujarnya.

“Hanya satu orang saja yang tembak, kira-kira ada 5 kali bunyi tembakan. Setelah itu adik saya teriak, ternyata, Akibat dari tembakan itu adik saya kena di bagian lutut dan yang satu lagi dibagian paha. Kedua dilarikan ke Puskesmas Obi dan dirujuk ke RSUD Labuha,dan kedua Korban tersebut tiba di RSUD sekitar pukul 12:00 Wit dengan menggunakan ambulance milik Polres Halsel”.

Ditambahkan, dari 4 orang oknum anggota Polisi itu, satu diantaranya telah mengkonsumsi minuman keras (Miras).

“Saya berharap agar keempat oknum Polisi yang telah melukai 2 saudara saya ini ditindak sesuai hukum yang berlaku. “Kasi penjara dan kalau bole pecat oknum anggota Polisi itu,” tuntut Juisnan

Berkait itu, Kapolres Halsel AKBP.Agung Setyo W, SH, SIK, M.Si. mengatakan pihaknya bakal menanggung semua biaya perawatan kedua korban. Ia menyatakan bahwa oknum anggota Polisi yang bertugas disalah satu perusahaan asing di Desa Kawasi itu, merupakan anggota Polisi dari Polda Maluku Utara, sehingga proses hukumnya bakal diselesaikan di Polda Malut

“Semua biaya pengobatan itu kami (Polres) yang tanggulangi. Untuk oknum anggota Polisi itu dari Polda Maluku Utara yang menugaskan langsung ke Perusahaan yang ada di Desa Kawasi itu, proses hukumnya kami akan tidak lanjuti,” kata Kapolres

Kapolres juga berencana bakal mengganti seluruh anggota polisi yang bertugas di Pulau Obi,” Insya Allah kami akan mengganti anggota kami dengan yang baru di pulau Obi,” tutupnya.

Red: Ivan

Download Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 comments

  1. Kalau bisa secepatnya dilakukan pengadilan disiplin militer karena hal ini tidak sesuai dengan UU yang berlaku dan disrrtakan dengan pemecatan karena tidak melaksanakan tugas dengan baik.

  2. Berita tidak relevan. Kredibilitas wartawan diragukan.
    Korban dilarikan ke Klinik perusahaan PT. MSP dan didampingi paramedik dari Klinik tersebut, tidak ada Puskesmas Obi. Puskesmas terdekat berjarak 2 jam menggunakan transportasi laut tercepat. “Ambulance milik Polres” tapi dimintai uang jasa 200rb untuk 2 unit ambulance (entah ambulance polres atau bukan). Dan sepertinya tidak bisa dipercaya dari 4 oknum hanya satu yg minum miras saat keempatnya menodongkan senpi ke warga tak bersenjata, hahaha..
    Kumpulkan berita yang lengkap dan relevan sebelum disebarkan