oleh

Polemik Pemecatan Asrul dan Nuryadin, Ketua DPD PDI-P Malut Semprot Rusmini dan Muttiara

Download

LENTERA MALUT – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Maluku Utara, Muhammad Sinen mengakui DPC PDI Perjuangan Halteng mengajukan surat pemecetan terhadap Wakil Ketua Asrul Aliting dan Sekertaris DPC PDI-P Halteng, Nuryadin Ahmad.
Ketua DPD PDI-P Malut ini menyatakan, masalah di internal DPC PDIP Halteng adalah persoalan pribadi yang dibawah masuk ke dalam oraganisasi Partai sehingga hal itu tidak bisa dijadikan dasar hukum Partai untuk melakukan pemecetan kader Partai.

“Itu hanya persoalan pribadi yang dibawah ke dalam oraganisasi Partai, maka ini tidak memiliki dasar hukum yang kuat untuk melakukan pemecatan kaders partai,” ungkap Ketua DPD PDI-P, Muhammad Senen pada reporter media ini via telepon seluler, Rabu 13 Maret 2019.

Menghadapi Pemilu 2019, M. Senen menyampaikan larangan keras kepada Ketua DPC PDI Perjuangan melakukan pemecetan terhadap kaders Partai. Dia mengatakan, penegasan ini juga disampaikan langsung oleh Ketua umum Partai PDIP, Megawati Sukarno Putri dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada bulan lalu.

“Maka penegasan ketua Umum ini bila tidak diindahkan oleh mesing masing Ketua DPC Kabupaten/kota se Malut maka siap menerima sanksi dari Partai,” katanya.

“Oleh karena itu, saya tegaskan kepada Bendahara Partai Rusmini Sadaralam dan Muttiara T. Yasin Ali sebagai Ketua DPC PDIP Halteng agar menghentikan polimik internal yang tidak mengutungkan organisasi Partai”.

Terutama Rusmini Sadaralam sebagai Ketua DPRD Halteng, lanjut Ketua M. Senen, tidak perlu turut berbicara tentang pemecetan Asrul Alting dan Nuryadin Ahmad dari Pengurus. Rusmi seharusnya lebih fokus menjalani tanggung jawab selaku Ketua DPRD Halteng.

Meski begitu, Wakil Walikota Tidore Kepulauan ini berjanji akan melakukan upaya mediasi agar menyelesaikan polemik yang terjadi di tubuh DPC PDI-P Halteng. “Berdasarkan perintah dari DPP pusat,” ujarnya. (SF)

Download Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *