oleh

Pria ini Gauli Anak Kandungnya Hingga Hamil 5 Bulan, ini Kisahnya

Download

LENTERA MALUT – Seorang ayah berinisial SD (36) warga Kota Ternate, tega menggauli putri kandungnya sendiri yang masih berusia 16 tahun, hingga akhirnya hamil lima bulan.
Perbuatan bejat pelaku dilakukan sejak 2016 ketika putrinya masih duduk di bangku SMP dan terakhir kali pada Januari 2019.

Kapolsek Utara Iptu Ambo Wellang, saat dikonfirmasi mengatakan, pelaku ditangkap di rumahnya, setelah pihak kepolisian mendapatkan laporan dari pihak keluarga dan warga.

SD pertama kali menggauli anaknya tahun 2016 di rumah pelaku sendiri, dan terakhir kali di dalam mobil yang terparkir di jalan tempat pembuangan sampah di Kota Ternate.

“Korban digauli sudah berulang kali yakni sejak 2016, hingga hamil lima bulan,” kata Kapolsek.

Kasus ini kata kapolsek terbongkar ketika pada hari Selasa 12 Maret sekitar pukul 04.30 Wit, nenek korban merasa tidak puas dan mencurigai dengan keadaan fisik korban, sehingga memaksanya untuk jujur dan menceritakan kejadian yang dialami korban.

Selanjutnya korban pun mengaku dengan apa yang dialaminya.

“Sebenarnya ada apa yang terjadi dengan keadaan cucunya saat ini, kenapa selalu termenung, tiba-tiba cucunya, menceritakan kepada nenek bahwa dia sebenarnya hamil 5 bulan, dan tidak ada laki-laki lain yang menghamilinya melainkan ayahnya sendiri ,” kata Kapolsek mengutip keterangan yang disampaikan nenek korban.

Dari cerita tersebut nenek langsung memeluk korban dan menangis sambil menanyakan kepada korban, sejak kapan ayahnya melakukan aksi bejat itu.

“Nenek dengar cerita itu, air mata langsung menetes, dan menanyakan kepada korban, dengan kutipan bahasa,
“Papa bikin bagitu sejak kapan dia menjawab bahwa sejak di bangku sekolah SMP kelas 1 dan terakhir melakukan itu pada bulan Januari 2019 lalu di dalam mobil yang di parkir di jalan tempat pembuangan sampah,” ujar kapolsek.

“Pelaku juga mengancam korban, jika kejadian ini bisa terbongkar maka anaknya akan tidak di sekolahkan lagi. Bahkan mengancam membunuhnya,” ujar Kapolsek lagi.

Dari peristiwa tersebut neneknya menelpon anaknya yang bernama Rudi untuk memberitahukan kepada ibunya.

“Mereka tidak terima dan melaporkan ke polsek ternate utara untuk di tindak sesuai aturan hukum yang berlaku,” tandasnya.

Atas perbuatannya pelaku terancam dijerat dengan Pasal 81 ayat 1 Jo 76c Undang – undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (As/Hana)

Download Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *