oleh

Longsor di Tambang BPN Halteng, Dua Pekerja Tewas Tertimbun

Download

WEDA, LENTERA CO ID – Dua orang tenaga kerja PT. Bakti Pertiwi Nusantara (BPN) di Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara (Malut) tertimbun tanah akibat longsor, Minggu 10 Maret 2019 sekira pukul 15.00 WIT sore tadi.

Dua orang dinyatakan meninggal dunia, satu mengalami luka ringan sementara satulainnya masi dalam proses pencarian.

Informasi yang dihimpun Lentera Co.Id, keempat korban tersebut yakni, Anto Pipa, warga Desa Waleh Kecamatan Weda Timur, Bayu Hendra warga Desa Fritu Kecamatan Weda Utara Kabupaten Halteng, dan Yusuf Lini Warga Toraja Provinsi Sulawesi Tengah Sementara Novian asal Manado mengalami Luka ringan di bagian kaki.

Diketahui, karyawan Subkontraktor, Anto dan Yusuf Lini meninggal karena tertimbun tanah saat sedang melakukan aktivitas kerja dimalam hari. Sedangkan Bayu Hendra Togo (24) warga Desa Fritu, saat ini belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian.

Kronologi singkat, yang diterima Lentera co id. Tepat di Kilo Meter (Km) 15 puncak gunung moro-moro, para pekerja tersebut sedang malaksanakan pengerjaan pengerukan matrial tanah (Biji nikel/OR). Saat aktivitas berlangsung, terjadi pergeseran tanah dari bekas pengerukan bertebing, sehingga menyebkan empat orang menjadi korban

Fatmawati (40), Ibu dari Bayu Hendra Togo saat dikonfirmasi media ini mengatakan, dirinya berharap kepada pihak perusahaan untuk bertanggung jawab atas kejadian yang menimpah anaknya

“Kami berharap agar pihak perusahaan bertanggung jawab untuk mencari anak saya yang saat ini masih tertimbun tanah longsor” harapnya.

Senada dengan Istri Bayu Hendra, Ester Sonda (25), ia juga berharap kepada pihak perusahaan agar suaminya segera ditemukan

“Kejadian dari jam tiga subuh, laporan yang kami terima sudah jam tujuh pagi. Herannya jam delapan baru mereka mengambil tindakan. Semoga saja suamiku cepat ditemukan,” cemas Ester

Kapolres Halteng, AKBP Andri Haryanto SIK mengatakan, saat ini anggotanya bersama pihak perusahaan masih melakukan pencarian terhadap Hendra

“Sementara tim kami dan pihak perusahaan masih fokus melakukan pencarian. Kami berharap kepada pihak keluarga agar tetap bersabar,” kata Kapolres

Sementara pihak perusahaan, Bahri saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan bertanggungjawab untuk melakukan pencarian hingga korban ditemukan

“Tetap kami dari pihak Perusahaan akan bertanggungjawab atas musibah yang telah menimpa mereka. Saat kami masih melakukan pencarian. Ini akan berlangsung sampai saudara kami Hendra di temukan,” katanya

Kepada keluarga korban Bahri mengatakan, dirinya mewakili perusahaan turut berdukacita. Ia berharap agar keluarga korban yang ditinggalkan untuk tetap bersabar.

Fandi

Download Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *