oleh

Koran Masuk Desa Menumpuk di Ruang Humas, Jufri: Saat Diterima, Sudah Edisi Satu Bulan Lalu

LENTERA MALUT – Upaya pemerintah daerah Kabupaten Halmahera Tengah untuk memberikan akses informasi melalui media cetak kepada masyarakat melalui program distribusi koran masuk desa di 10 Kecamatan ini, akhirnya tak dilaksanakan dengan baik.

Ditengah kecanggihan teknologi saat ini, kecepatan informasi menjadi kebutuhan utama masyarakat. Sayangnya, media cetak yang dikontrak oleh pemrintah Halteng melalui bagian Humas dan Protokoler Halteng itu terpaksa tertumpuk. Tak heran, bila warga dan perangkat desa pun mengaku jarang mendapatkan media harian itu. Seperti halnya yang disampaikan Ario, warga Desa Umiyal Pulau Yoi, Kecamatan Pulau Gebe kepada reporter media ini, pada Selasa, 12 Februari 2019.

“Selama ini, sebagian desa tak kebagian pendistribusian koran masuk desa itu,” kata Ario.

Hal senada disampaikan Jufri, warga Kecamatan Weda Selatan. Menurutnya, perangkat desa di Kecamatan Weda Selatan juga kesal dengan program koran masuk desa ini, sebab pendistribusian koran tersebut sangat lambat sehingga para perangkat desa dan masyarakat pun malas membaca.

“Bayangkan saja, koran yang di terima itu edisi sudah satu bulan, dua minggu baru didistribusikan. Seperti Weda Selatan saja pelayanan koran masuk desa sudah semacam ini lamanya. Apa lagi desa yang mendapat Rute kapal mingguan, ini namanya buang-buang anggaran,” kesalnya.

BACA JUGA
Kabag Humas Dinilai Gagal Publikasi Agenda Bupati dan Wakil Bupati Halteng
Wabub Halteng Buka Acara Sosialisasi Perda tentang RZWP-3-K
Barang Bukti 110 Kartun Miras Mengendap di Lokasi PT. IWIP, Humas Polres Halteng: Menunggu Reskrim
Dua Bulan Honor Satpol PP belum Terbayar, Kasatpol PP: Besok Mereka Gajian

Itu sebabnya, kata dia, sangat disayangkan program yang sudah diupayakan Pemerintahan Elang-Rahim ini tak menuai hasil yang signifikan.

“Kami konsumsi berita basi karena sejauh ini sudah ratusan eksemplar koran yang tak kami baca, kadang lihat tanggal edisinya, kalau sudah lewat selama sebulan, maka koran itu tak bakalan dibaca lagi,” tandas Upi, sapaan karib Jufri.

Berkait itu, Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Halteng, Yusmar Ohorela ketika dikonfirmasi perihal koran tersebut, mengaku bakal mengirim tanggapan. “Nanti sebentar saya kirim,” katanya siang tadi. Namun hingga kini, Kabag Yusmar enggan memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Rep: Fandi

Download Download Download Download Download Download Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *