oleh

Berkunjung ke Bicoli, Ini Pesan Sultan Tidore kepada Masyarakat

LENTERA MALUT — Sultan Tidero Husain Sjah berkunjung di Desa Bicoli, Kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmabera Timur (Haltim), Provinsi Maluku Utara sebaga bentuk pertemuan Sultan sebagai pemangku adat dengan masyarakat adat kesultanan Tidore di Halmahera Timur.

Kunjunga adat Kerajaan Tidore yang di helat pada 30 Januari 2019 itu mendapat sambutan yang meriah oleh warga setempat.

Kepada reporter Lentera.co.id, Sultan Husain menyampaikan bahwa kunjungannya ke Desa Bicole untuk memastikan kondisi kehidupan masyarakat adat Bicoli. “Alhamdulillah masyarakat dalam keadaan aman, damai dan sehat” katanya.

Menurut Sri Sultan, kunjungannya ditengah momen politik ini, hanya untuk memastikan bahwa hubungan masyarakat tidak retak. Sebab sebagai pemimpin kesultan, dirinya akan mempertanggungjawabkan kepemimpinannya kelak di hadapan tuhan.

“Hubungan imosional yang tidak baik, maka sebagai penanggung jawab masyarakat adat, kelak Allah memangil dihadapanya, ke Mahkama Ilahi,” tuturnya.

Sultan berkata, menjaga hubungan baik antara pemimpin dan masyarakat adalah hal yang baik. Sementara terkait pilihan politik, kata Sultan, itu adalah hak privasi seseorang.

“Adapun persoalan hajatan politik adalah hal lain. Itu soal pilihan orang. Tanggung jawab saya, mengimbau masyarakat adat yang menjadi bagian integral kehidupan saya agar menjaga kabersamaan . Jangan saling debat dan jangan memutus silaturahmi,” pintanya.

Jika itu terjaga dengan baik , kata Sultan Husain Syah, maka insya Allah harmonisasi semua kehidupan akan pasti barjalan baik, ibarat musik. “Sebuah musik itu bukan hanya gitar, harus ada melodi, organ, drum, fiyol dan yang lainya bila kita bersama-sama dalam perbedaan, akan menimbulkan suara yang merdu didengar,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Sultan Tidore Husain juga menyampaikakan soal Otonomi Khusu (Otsus). Baginya, Otsuslah yang dapat mengangkat kesejateran masyarakat adat. “Jadi kita punya kewajiban untuk itu, Otsus sangat penting untuk disuarakan dan Otsus bukan untuk Husain Syah, tapi untuk kita semua hari ini, dan generasi mendatang,” ujar Sultan.

Menutup pembicaraannya, Sultan pun mengingatkan masyarakat bahwa, kewajiban generasi saat ini adalah mewariskan sesuatu yang baik kepada generasi yang akan datang.

Rep: Ilham

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News