oleh

BaBe Cegah Hoaks, Lentera Media Partner

LENTERA MALUT — Sirkulasi berita palsu yang menyebar semakin cepat terjadi di masyarakat Indonesia. Berdasarkan data dari NextWeb, Indonesia menempati peringkat ke-3 di seluruh dunia dengan pengguna Facebook terbanyak (120 juta), dan peringkat ke-4 secara global dengan pengguna Instagram terbanyak (56 juta).

Dilansir dari Republika.co.id, platform agregator berita terkemuka di Indonesia, BaBe memiliki cara sendiri dalam mencegah berita palsu yang masuk ke platform mereka.

“Melalui sistem moderasi kelas dunia yang menggabungkan algoritma dengan tim evaluasi konten kami, BaBe dapat mencegat dan menghapus konten yang tidak terverifikasi pada platform BaBe, seperti tips kesehatan yang menyesatkan atau berita lama yang diunggah kembali,” kata Indira Melik, Content Operations Manager, BaBe.

Teknologi BaBe telah dilatih untuk menemukan kata-kata “sensasional” seperti judul berita clickbait, yang memperingatkan tim moderasi konten lokal BaBe untuk ditinjau lebih lanjut.

“Berita secara umum yang masuk di BaBe akan ditandai oleh kecanggihan teknologi yang dimiliki dalam mendeteksi kata-kata terkait, kemudian ditinjau kembali oleh tim BaBe dalam mengevaluasi berita tersebut,” tambah Indira.

Selain memanfaatkan sistem moderasi kelas dunia, BaBe terus-menerus mendorong pengguna untuk berbagi umpan balik membantu menandai setiap konten yang potensial untuk ditinjau lebih lanjut.

Memerangi berita palsu adalah tanggung jawab bersama. “Jadi, ketika teknologi, aplikasi berita, penerbit, dan pemerintah telah berupaya mencegah penyebaran berita palsu, inilah saatnya bagi kita untuk mengambil bagian dalam kegiatan ini, katanya.

Babe, Media Partner Lentera

Lentera.co.id adalah bagian dari media partner Babe. Sejumlah berita dapat ditayang di sana sejak kerjasama yang dibangun pada 23 Maret 2018 hingga kini.

“Sistem Babe yang sangat mudah mendeteksi berita bohong ini, membuat kami merasa bangga atas kerjasama itu. Sebab kerjasama tersebut menandakan bahwa, berita Lentera bukanlah hoaks,” kata pemimpin redaksi (Pemred) Lentera.co.id, Junaidi Rasai di kantornya, Jumat, 1 Februari 2019.

Pemred Junaidi mengatakan, walau kerja sama itu sudah lama dibangun, namun masi terdapat kendala sistem Babe sehingga akses berita Lentera hanya bisa dibaca bagi pengguna iPhone atau sistem IOS. Tapi sementara ini ada upaya Babe agar berita Lentera juga dapat dibaca bagi pengguna Android. “Itu keterangan yang dikirim Babe ke email Lentera,” katanya.

Lanjut dia mengatakan, walau pengguna Android jauh lebih dominan dari IOS, namun dashboard publisher Babe menunjukan angka puluhan ribuan pembaca berita Lentera yang ditayang Babe. “Itu artinya, artikel Lentera yang ditayangkan di Babe, dibaca secara nasionalkarena hanya sedikit orang yang pakai iPhone di Maluku Utara,” tutur Junaidi

Dikatakan, kini ada 9 website dibawa Lentera yang siap tayang di Babe. Sepuluh situ itu, diantaranya:
1. Lentera New
2. Lentera Malut
3. Lentera Pemilu
4. Lentera Lifestyle
5. Lentera Pendidikan
6. Lentera Tekno
7. Lentera Kolom
8. Lentera Sport
9. Lentera DPRD Haltim

“9 Situs itu teritegrasi dalam satu website dan aplikasi Lentera.co.id yang kini setiap artikelnya, ditarik dan tayang di Babe,” terangnya. Lanjut Junaidi, “Kami juga berterima kasih kepada Babe atas kepercayaan dan kerjasama ini,dalam upaya menangkal hoaks.”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News