Seorang Nelayan Asal Soa Meninggal Saat Hendak Memancing Bersama Rekannya

BERITA TERKAIT

HRD PT. Tekindo Energi tak Tahu Jumlah Karyawan yang Diberhentikan

LENTERA MALUT -- HRD PT. Tekindo Energi, Antoni mengaku tidak mengetahui jumlah karyawan yang diberhentikan oleh PT. Tekindo Enegri...

Meneladani Sang Proklamator dan Presiden RI ke T, DPC PDIP Halteng Tanam 100 Pohon Rambutan

LENTERA MALUT -- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Halmahera Tengah menanam 100 pohon rambutan di kilo meter 3 Desa Fidi...

PT. IWIP Dituntut Tanggung Jawab Atas Kecelakaan Kerja Seorang Buruh

LENTERA MALUT - Menyikapi kecelakaan kerja seorang buruh tambang PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT. IWIP), Sekolah Kritis...

TERNATE, LENTERA.CO.ID – Seorang nelayan dinyatakan meninggal dunia lantaran perahu yang dikenakan bersama rekannya untuk memancing terbalik diperairan depan Kelurahan Tarau, Kota Ternate, pada Selasa 29 Januari 2019 malam.

Kejadian naas ini bermula saat korban bersama rekannya pergi memancing ikan sekitar pukul 21.00 WIT. Nelayan yang meninggal, Fadlan Adreas (56) alias Abang, bersama rekannya, Zulfikar, diketahui adalah warga asal Kelurahan Soa, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate.

Saksi dan juga rekan korban, Zulfikar, mengisahkan awal-mula kejadian tragis itu terjadi, sekitar pukul 17.00 WIT, korban bersamanya keluar untuk memancing dengan menggunakan bodi fiber berukuran 9 meter dengan mesin 15 PK dari Dufa-Dufa menuju ke pantai Kelurahan Bula Kecamatan Ternate Barat.

Saat tiba di pantai Bula, lanjutnya, kondisi cuaca tidak bersahabat. Selain arus, gelombang tinggi dan hujan juga terjadi, sehingga mereka berdua memutuskan untuk kembali ke Dufa Dufa.

“Dalam perjalanan balik untuk pulang, tepatnya di depan pantai Kelurahan Tarau tiba-tiba gelombang tinggi datang dan menghantam perahu kami sehingga korban jatuh ke laut,” ucap Zulfikar mengisahkan

Saat hendak menolong korban, tiba-tiba datang gelombang besar yang mengakibatkan perahu yang ditumpangi dua warga Soa itu terbalik.

“Saya dan korban bersamaan jatuh ke laut dan mencoba berenang menyelamatkan diri, namun arus dan gelombang yang begitu besar hingga membawa korban dan menghantam karang yang besar,” ungkap Zulfikar seraya menyebut korban terseret ombang hingga terdampar di bibir pantai Kelurahan Tarau.

Saat berada di atas karang, Zulfikar berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Tak lama berselang, warga yang mendengar teriakan langsung menolong Zulfikar bersama korban.

Warga sempat membawa korban ke Rumah Sakit Islam (RSI) di Koloncucu, namun saat dalam perjalanan, korban menghembuskan napas terakhirnya, sehingga langsung dibawa ke rumah duka di Kelurahan Soa Kecanatan Ternate Utara, Kota Ternate.

Red Ajun

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

1 KOMENTAR

  1. innalillah wa inna ilaihi roji’un… berpulang nya korban merupakan takdir Allah, namun patut istiar dgn kondisi alam yg sdg tdk bersahabat, agar mengurung kan niat utk pergi ke laut…. wallahu’a’lam bisshowab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -Download

BERITA TERKINI

HRD PT. Tekindo Energi tak Tahu Jumlah Karyawan yang Diberhentikan

LENTERA MALUT -- HRD PT. Tekindo Energi, Antoni mengaku tidak mengetahui jumlah karyawan yang diberhentikan oleh PT. Tekindo Enegri...

Meneladani Sang Proklamator dan Presiden RI ke T, DPC PDIP Halteng Tanam 100 Pohon Rambutan

LENTERA MALUT -- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Halmahera Tengah menanam 100 pohon rambutan di kilo meter 3 Desa Fidi Jaya Kecamatan Weda Kabupaten Halteng,...

PT. IWIP Dituntut Tanggung Jawab Atas Kecelakaan Kerja Seorang Buruh

LENTERA MALUT - Menyikapi kecelakaan kerja seorang buruh tambang PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT. IWIP), Sekolah Kritis Maluku Utara (SC-MU) melakukan demostrasi...

Ombudsman Minta Dinas Pendidikan Prov. Malut Tegas Soal Pungutan

LENTERA MALUT -- Pungutan yang dilakukan oleh SMA Negeri 1 Halteng kini membuat Ombudsman RI perwakilan Provinsi Maluku Utara angkat bicara. Pasalnya, menjelang Ujian...

Panwas Tingkat Desa di Taliabu Barat Sudah Dibuka

LENTERA MALUT - Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Kecamatan Taliabu Barat (Talbar), telah membuka rekrutmen panitia pengawas kelurahan atau Desa. Koordinator Devisi (Kordiv), Hukum dan Pencegahan...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...