oleh

Musda APDESI Kepsul Versi Tandingan Batal Demi Hukum

SULA, LENTERA.CO.ID – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kepulauan Sula beberapa hari terakhir ini berada dalam kemelut kepengerusannya.

Pasalnya, Kepemimpinan Rudi Duwila sebagai Ketua DPC APDESI Kepulauan Sula digugat oleh sejumlah kepala Desa dengan melaksanakan Musyarawah Daerah (Musda) tandingan di Desa Falabisahaya, pada 4 Januari 2019 lalu.

Menurut Rudi, Musyarah yang dilaksanakan oleh beberapa oknum Kepala Desa yang dihadiri oleh Sekertaris Desa, Kabag Pemerintahan dan Kapala Dinas PMD kepulauan Sula tersebut menyelahi ketentuan konstitusional yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) APDESI.

Secara Konstitusional massa kepengurusan DPC APDESI Kepulauan Sula dibawah pimpinan Rudi Duwila sebagai Ketua dan Sirajudin Umasangaji sebagai Sekertaris DPC baru akan berakhir pada tahun 2021 mendatang.

“SK yang kita kantongi bukan sebagai karteker tapi SK Definitif, sebagai Ketua dan sekertaris,” ujarnya saat dihubungi lentera.co.id pada 7 Januari 2018.

SK Kepengurusan DPC APDESI Kepulauan Sula Masa Bakti 2016-2021

Selain itu, Rudi juga mengakui bahwa pelaksanaan Musda tandingan yang didalangi oleh Hasanudin Tidore dan Abdulhamid Teapon tersebut tanpa sepengetahuan dirinya.

“Juga tanpa kordinasi dengan DPD I APDESI Provinsi Maluku Utara,” urainya.

Ia menambahkan setelah dirinya berkordinasi dengan DPD APDESI Provinsi Maluku Utara dan DPP dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan Musda tandingan tersebut meskipun dihadiri oleh Pemerintah Daerah tetap dianggap batal demi hukum kerena tidak sesuai dengan ketentuan organisasi yang berlaku.

“Yang jelas, sudah ada desakan DPD I dan DPP kepada kami agar menyiapkan pelantikan kepengurusan saya dan saudara Sirajudin dan Insya Allah hal itu dilaksanakan pada minggu-minggu mendatang” jelasnya.

Untuk diketahui SK Kepengurusan DPC APDESI Kepulauan Sula diterbitkan pada tanggal 16 Maret 2016 oleh DPD APDESI Malut dan akan berakhir pada tanggal 16 Maret 2021 sebagaimana isyarat AD/ART APDESi yang menjelaskan bahwa masa bakti kepengurusan APDESI disemua tingkat selama lima tahun.

Rep/Alin

Download Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *