Demo di Jakarta, PT Harita Group Diminta Tinggalkan Maluku Utara

BERITA TERKAIT

Rapimda, Ketua DPD Malut BS Minta OSO Kembali Pimpin Partai Hanura

LENTERA MALUT -- Dewan Pimpinan Daerah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Maluku Utara (Malut) mengelar Rapat Pimpinan Daerah...

Bupati Halteng Lantik Pejabat Hasil Roling, Elang: ini Perombakan Sistemik

LENTERA MALUT – Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara (Elang) melantik pejabat eselon II, III dan IV di Aula Kantor...

Bupati Elang: Perombakan Sistemik Dilakukan untuk Memperkuat Birokrasi Halteng

LENTERA MALUT – Demi memperkuat sistem pemerintahan daerah, Bupati Edi Langkara (Elang) bersama Wakil Bupati Abdurahim Ode Yani (Rahim),...

JAKARTA, LENTERA.CO.ID — Perebutan tanah antara PT. Harita Group dan Masyarakat Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, memicu reaksi protes dari pemuda, mahasiswa dan banyak kalangan.

Tanah subur, yang sudah ada sebelum perusahaan Tambang ini bercokol di Kecamatan Obi, diklaim sebagai tanah milik negara dan akan di fungsikan menjadi pembangunan infrastruktur seperti Bandara, menuai konflik sosial antara masyarakat dan pihak Perusahaan.

Mencermati realitas tersebut, pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Lingkar Tambang Maluku Utara Jakarta, menggelar aksi di depan Gedung PT. Harita Group, Jl Jend. Sudirman, Kav 1 Ged, Bank Panin Lt 5 Jakarta Selatan, pada Kamis, 3 Januari 2019.

Kordinator aksi, Wandi menyampaikan bentuk kekecewaannya terhadap perusahaan yang dinilai mengabaikan Undang-undang No. 5 tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria.

“Negara memang menguasai tanah, tapi bukan memiliki atas tanah tersebut. Negara juga menghargai tanah milik warga yang menyandang status hak hulayat, apalagi tanah yang ingin di bangun Bandara ini adalah bekas kampung tua, Desa Kawasi, yang sudah tentu menyimpan kisah sejarah dan dirawat oleh warga setempat,” ujar dia dalam orasinya.

Selain Wandi, Rajana saat berorasi menyatakan, perusahaan tersebut tidak transparan atas Dana CSR hingga hal itu jua berefek terhadap kemarahan warga hari ini.

“Dana CSR perusahaan yang nyatanya difungsikan sebagai pemulihan lingkungan hidup akibat operasi perusahaan dan terdapat patologi sosial lainnya, tidak dijama secara simultan terhadap masyarakat. Sehingga kami dengan tegas menyatakan PT. Harita Group harus angkat kaki dari Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara,” katanya.

Aksi yang dilengkapi dengan Spanduk dan mobil sound itu menuntut, menyampaikan beberapa poin berikut ini:

1. Mendesak kepada Dirut PT.Harita Group untuk bertanggung jawab atas penggusuran tanah milik warga .
2. Mendesak kepada PT. Harita Group untuk bertanggung jawab atas limbah perusahan.
3.Mendesak kepada PT. Harita Group untuk terbuka kepada masyarakat terkait dana CSR.
4. Mendesak kepada Mentri ESDM Untuk Mencabut Ijin Usaha Pertambangan JUP PT. HARITA GROUP, Karna Suda Menyusahkan Masyarakat Obi
5. Mendesak kepada PT. Harita Group untuk segera mengangkat kaki dari Bumi Maluku Utara karna hanya menyengsarakan rakyat Maluku Utara.

Selama aksi, pihak perusahaan enggan menemui pendemo untuk memberikan kejelasan atas masalah tersebut. Massa aksi pun merasa kecewa dan berjanji akan kembali lagi pada hari Selasa mendatang untuk memastikan problem tersebut cepat diselesaikan.

Rep: Faizal melaporkan dari Jakarta

- Advertisement -
- Advertisement -

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -Download

BERITA TERKINI

Rapimda, Ketua DPD Malut BS Minta OSO Kembali Pimpin Partai Hanura

LENTERA MALUT -- Dewan Pimpinan Daerah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Maluku Utara (Malut) mengelar Rapat Pimpinan Daerah...

Bupati Halteng Lantik Pejabat Hasil Roling, Elang: ini Perombakan Sistemik

LENTERA MALUT – Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara (Elang) melantik pejabat eselon II, III dan IV di Aula Kantor Bupati Halteng pada Selasa, 15...

Bupati Elang: Perombakan Sistemik Dilakukan untuk Memperkuat Birokrasi Halteng

LENTERA MALUT – Demi memperkuat sistem pemerintahan daerah, Bupati Edi Langkara (Elang) bersama Wakil Bupati Abdurahim Ode Yani (Rahim), kabupaten Halmahera Tengah, bakal melakukan...

Kapolda Malut Serahkan 45 Ranmor ke Bahabinkamtibmas Polres Jajaran

LENTERA MALUT - Polda Maluku Utara (Malut) melaksanakan Pendistribusian 45 Kendaraan Bermotor (Ranmor) Roda dua (R2) kepada Bhabinkamtibmas yang ada di delapan Polres jajaran...

Meriahkan HUT ke 29, Pemda Halteng Gelar Jalan Sehat

LENTERA MALUT -- Pemerintah Daerah Kabupaten Halteng menggelar jalan sehat dalam rangka HUT Kabupaten Halteng yang ke- 29. Lokasi star jalan sehat di depan...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...