Demo di Jakarta, PT Harita Group Diminta Tinggalkan Maluku Utara

BERITA TERKAIT

Pimpin Apel Pergeseran Personel PAM Pilkada, Kapolda Tekankan Komitmen Netralitas Polri

LENTERA MALUT -- Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K, pagi tadi memimpin langsung Apel Pergeseran...

Wujudkan Kampung Tangguh, Kapolda Malut Pimpin Panen Raya du Kelurahan Sasa

LENTERA MALUT -- Guna mendukung program Pemerintah khususnya ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19, Polda Maluku Utara dan jajaran...

Nuryadin: Sesama Anggota DPRD Jangan Saling Mengomentari, Saya tidak Butuh Klarikasi Anda

LENTERA MALUT – Kembali menanggapi polemik APBD 2021, anggota DPRD Kabupaten Halmahera Tengah, Nuryadin Ahmad menjelaskan, bahwa Permendagri 90...

JAKARTA, LENTERA.CO.ID — Perebutan tanah antara PT. Harita Group dan Masyarakat Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, memicu reaksi protes dari pemuda, mahasiswa dan banyak kalangan.

- Advertisement -

Tanah subur, yang sudah ada sebelum perusahaan Tambang ini bercokol di Kecamatan Obi, diklaim sebagai tanah milik negara dan akan di fungsikan menjadi pembangunan infrastruktur seperti Bandara, menuai konflik sosial antara masyarakat dan pihak Perusahaan.

Mencermati realitas tersebut, pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Lingkar Tambang Maluku Utara Jakarta, menggelar aksi di depan Gedung PT. Harita Group, Jl Jend. Sudirman, Kav 1 Ged, Bank Panin Lt 5 Jakarta Selatan, pada Kamis, 3 Januari 2019.

Kordinator aksi, Wandi menyampaikan bentuk kekecewaannya terhadap perusahaan yang dinilai mengabaikan Undang-undang No. 5 tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria.

“Negara memang menguasai tanah, tapi bukan memiliki atas tanah tersebut. Negara juga menghargai tanah milik warga yang menyandang status hak hulayat, apalagi tanah yang ingin di bangun Bandara ini adalah bekas kampung tua, Desa Kawasi, yang sudah tentu menyimpan kisah sejarah dan dirawat oleh warga setempat,” ujar dia dalam orasinya.

Selain Wandi, Rajana saat berorasi menyatakan, perusahaan tersebut tidak transparan atas Dana CSR hingga hal itu jua berefek terhadap kemarahan warga hari ini.

“Dana CSR perusahaan yang nyatanya difungsikan sebagai pemulihan lingkungan hidup akibat operasi perusahaan dan terdapat patologi sosial lainnya, tidak dijama secara simultan terhadap masyarakat. Sehingga kami dengan tegas menyatakan PT. Harita Group harus angkat kaki dari Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara,” katanya.

Aksi yang dilengkapi dengan Spanduk dan mobil sound itu menuntut, menyampaikan beberapa poin berikut ini:

1. Mendesak kepada Dirut PT.Harita Group untuk bertanggung jawab atas penggusuran tanah milik warga .
2. Mendesak kepada PT. Harita Group untuk bertanggung jawab atas limbah perusahan.
3.Mendesak kepada PT. Harita Group untuk terbuka kepada masyarakat terkait dana CSR.
4. Mendesak kepada Mentri ESDM Untuk Mencabut Ijin Usaha Pertambangan JUP PT. HARITA GROUP, Karna Suda Menyusahkan Masyarakat Obi
5. Mendesak kepada PT. Harita Group untuk segera mengangkat kaki dari Bumi Maluku Utara karna hanya menyengsarakan rakyat Maluku Utara.

Selama aksi, pihak perusahaan enggan menemui pendemo untuk memberikan kejelasan atas masalah tersebut. Massa aksi pun merasa kecewa dan berjanji akan kembali lagi pada hari Selasa mendatang untuk memastikan problem tersebut cepat diselesaikan.

Rep: Faizal melaporkan dari Jakarta

Pimpin Apel Pergeseran Personel PAM Pilkada, Kapolda Tekankan Komitmen Netralitas Polri

LENTERA MALUT -- Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K, pagi tadi memimpin langsung Apel Pergeseran Pasukan Personel yang akan melaksanakan...

Wujudkan Kampung Tangguh, Kapolda Malut Pimpin Panen Raya du Kelurahan Sasa

LENTERA MALUT -- Guna mendukung program Pemerintah khususnya ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19, Polda Maluku Utara dan jajaran melaksanakan Program Kampung Tangguh ketahanan...

Nuryadin: Sesama Anggota DPRD Jangan Saling Mengomentari, Saya tidak Butuh Klarikasi Anda

LENTERA MALUT – Kembali menanggapi polemik APBD 2021, anggota DPRD Kabupaten Halmahera Tengah, Nuryadin Ahmad menjelaskan, bahwa Permendagri 90 tentang Kedefikasi maupun Permendagri 70...

Polemik APBD 2021, JPKP: Tunjukan DPR Bukan Wakil Pemerintah

LENTERA MALUT – Polemik anggota DPRD soal pengesahan APBD 2021 yang dinilai lambat itu, mendapat tanggapan dari Humas Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP), Rosihan...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Pjs. Bupati Taliabu ajak Warga ‘Sadar’ Protokol Kesehatan

LENTERA MALUT - Taman Kota Bobong kini menjadi sarana kampanye masker atau protokol kesehatan oleh Tim Satgas Pencegahan dan Penaganan Covid-19 di wilayah setempat. Ini...

Tak Indahkan Protokol Covid-19, Pjs Bupati : Taman Bobong Bakal Ditutup

LENTERA MALUT - Tidak taat protokol kesehatan, Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Pulau Taliabu Drs. Maddaremmeng mempertegas bakal menutup taman Kota Bobong. "Langkah untuk menutup...

139 CPNSD Pulau Taliabu, Selamat Bergabung

LENTERA MALUT - Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu yang bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XI Manado telah mengumumkan kelulusan 139 peserta yang...

Pjs Bupati Drs Maddaremmeng Lakukan Kunjungan Perdana ke DPRD Taliabu

LENTERA MALUT -- Pjs Bupati, Drs. Maddaremmeng berkunjungan ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Taliabu (Pultab) pafa Senin, 26 Oktober 2020. Melalui Kepala...

Pjs Bupati Pultab Tinjau Langsung Kendala Sampah di TPA

LENTERA MALUT - Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pulau Taliabu (Pultab) Drs. Maddaremmeng, M.Si meninjau secara langsung tempat pembuangan sampah akhir (TPA) yang terletak di...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...
- Advertisement -
- Advertisement -