oleh

SMA 10 Halteng Dipalang Warga Pemilik Lahan dan Pekerja

HALTENG, LENTERA.CO.ID – Pemilik lahan dan puluhan pekerja pembangunan proyek SMA Negeri 10 Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) Desa Sakam, Kecamatan Patani Timur palang sejumlah ruang belajar sekolah setempat, Senin 31 Desember 2018

Aksi palang ruang kelas belajar yang dipimpin Rahim Kunup itu dilakukan lantaran kesal masalah lahan sekolah yang menjadi hak miliknya itu sampai saat ini belum dibayarkan oleh pihak rekanan atas nama Hasan yang tercatat juga sebagai mantan kepala Sekolah SMA Negeri 10 Halteng setempat.
“Proyek ini dikerjakan pada tahun 2014 oleh rekanan atas nama Hasan yang juga selaku Kepala Sekolah SMA 10 Halteng saat itu,”kata Rahim Kunup, pemilik lahan SMA Negeri 10 Halteng.

Ia menjelaskan, luas lokasi proyek ruang belajar Halteng yang belum di bayarkan yakni 50×65 cm.

Selain itu upah kerja dan tukang kayu Kantor Sekolah terebut yang di bangun juga belum lunas terbayar. “Kami minta Hasan (Ano, red) selaku rekanan agar segera selesaikan masalah ini sebelum kami mengambil langkah hukum,”ujarnya.

Sementara itu di pantauan media ini, sejumlah ruang kelas SMA Negeri 10 Halteng tersebut Senin kemarin di palang dengan menggunakan papan dan tertulis, “Sekolah ini di palang, karena lahan belum terbayar,” katanya.

Rep/Fandi

Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News