oleh

Usai Ricuh, Alien Mus Menegaskan Bahwa Dirinya Masih Sebagai ketua Golkar

Download

Saya ingin sampaikan kepada Bapak Edi Langkara dan Hamid Usman, tidak perlu cara-cara yang seperti ini

TERNATE, LENTERA.CO.ID – Usai insiden pemblokode jalannya rapat evaluasi internal partai Golkar versi Sekertaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Provinsi Maluku Utara, Hamid Usman. Keadan kembali kondusif setelah Ketua DPD I Provinsi Maluku Utara, Alien Mus hadir di tengah-tengah kader dan simpatisan partai Golkar yang saat itu masih geram.

“Hidup ibu ketua” seru sejumlah kader menyambut kedatangan Alien Mus di Depan Kantor DPD I Partai Golkar, 24 Desember 2018.

Pasalnya, inseden Blokade bermula saat Hamid Usman dan Edi Langkara melalui undangan bernomor surat: 049 dan 050 mengundang pengurus DPD I Partai Golkar guna membicarakan evaluasi internal partai yang rencana akan dilaksanakan pada pukul 20.00 wit, Senin 24 Desember 2018, tanpa sepengetahuan Alien Mus sebagai ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku Utara.

Dalam Konfrensi persnya, Alien menyampaikan bahwa sampai saat ini dirinya masih menjabat sebagai ketua DPD Partai Golkar di Maluku Utara. Sehingga menurutnya apa yang dilakukan oleh Sekertaris DPD I, Hamid Usman dan Wakil Ketia DPD I, Edi Langkara tidak sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Partai Golkar.

“Edi Langkara sehurusnya mengerti dengan surat menyurat. Wakil Ketua itu jika mau membuat surat harus konfirmasi dengan Ketua DPD I. Hamid Usman sebagai Sekertaris harusnya melaporkan segala hal terkait surat menyurat” jelas Alien.

Alien menuturkan yang terjadi di Kantor Partai Golkar beberapa saat sebulumnya, bukanlah sebuah gejolak melainkan ujian internal partai Golkar di momentum Pemilihan umun (Pemilu) 2019 nanti.

“bagi saya kejadian ini adalah sebuah ujian, yang membuat kita lebih kompak lagi dan lebih solid untuk menang” ujarnya.

Selain itu, terkait dengan rapat evaluasi internal dan evaluasi kepemimpinan, Ketau DPD Partai Golkar provinsi Maluku Utara yang juga menduduki kursi puncak DPRD Provinsi Maluku Utara itu menjelaskan kaders yang melakukan hal tersebut adalah orang-orang yang mau mencederai partai Golkar dan tidak ingin partai Golkar menang.

Menutup pembicaraannya, Alien menegaskan bahwa Partai Golkar merupakan sebuah keluarga Besar yang dengan kejadian ini harus menjadi lebih kompak dan lebih solid lagi.

“Mudah-mudahan dengan kejadian ini, partai Golkar bisa membuktikan bahwa partai Golkar lebih solid di Pilpres dan Pileg 2019 nanti,” katanya.

Sementara untuk Hamid Usman dan Edi Langkara, Adik Kandung Ahmad Gidayat Mus ini menegaskan bahwa masih ada cara yang lebih santun dan bisa duduk bersama.

“Saya ingin sampaikan kepada Bapak Edi Langkara dan Hamid Usman, tidak perlu cara-cara yang seperti ini, sebab kita adalah keluarga besar partai Golkar jadi kita bisa duduk bersama-sama untuk membicarakan hal ini” ujarnya.

Rep/Mudex

Download Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *