oleh

Kepala UPTD Puskemas Weda, Keluhkan IPAL Puskesmas

HALTENG LENTERA CO. ID – Terjadi Permasalahan Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limba (IPAL) di Unit Pelaksana Tehnis Dinas (UPTD) Puskesmas Weda, Desa Fidi Jaya Kecamatan Weda.

Menurut kepala UPTD Puskesmas Weda Asniar Lukman, Amd. Keb, bahwa ada hambatan saluran air menuju saluran got, karna tidak ada sambungan saluran keluar untuk jalur air bisa mengalir ke dalam saluran got. Hal ini menyebabkan jalur air buntu dan meluap masuk kedalam Puskemas dan rumah warga sekitar apabila terjadi hujan deras.

Tambah Asniar, saluran buntu ini sudah dirasakan oleh Puskemas dan warga sekitar dalam tiga tahun terakhir. Untuk itu, dirinya berharap agar pihak terkait memberikan perhatian yang serius dalam menangani hal ini, terutama pemerintah Desa Fidi Jaya.

Namun Air olahan yang keluar disaluran got ternyata sangat berbahaya karna Saluran buntuh sehingga hujan itu meluap masuk kerumah puskesmas dan rumah warga disekitar sini maka harap perhatian pemerintah Desa Dan Dinas kebersian lingkungan hidup dicermati lingkungan ini.

“Pemerintah Desa Fidi Jaya kecamatan Weda lebih jeli seriusi lingkungan yang ada didalam desa tersebut apalagi ini Dipusat kota. Karna kebersihan itu indah ketika dipandang, jika bukan kita lalu siapa yang harus mengurusi” ujarnya

Selain itu, tambah Kepala Unit pelaksana dinas (UPTD) Weda ini, bahwa di tahun ini ada bantuan IPAL, sebagai satu persyaratan puskesmas yang akan diakreditasi harus dinilai pada aspek IPAL.

“Itu penyaluran kamar mandi dan juga olahan limba laboratorium pemeriksaan Leb, misalnya darah pembuangan itu ditampung bak Wc kamar mandi karena semuanya sudah diolah bakteri yang pasti dimasukkan kedalam, maka air itu ketika diolah sudah tidak membahayakan lagi,” terangnya.

Rep/Fhandy

Download Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *