oleh

Sidang Diversi, Pembunuhan Muridimin Fokatea “Molor”

SULA, LENTERA,CO.ID – Kasus pengeroyokan yang nenyebabkan kematian dialami oleh Murdimin Fokatea, akhirnya menemui titik terang siang ini di Pengadilan Negeri Sanana, pada Selasa, 04 Desember 2018.

Pasalnya , setelah lama mangkrak dimeja penyidik Polres Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, kasus yang melibatka pelaku yang masih dibawah umur tersebut disidangkan dalam sidang Diversi.

Menurut, Humas Pengadilan Negeri, Rido Akbar bahwa dalam penyelesaian kasus pengeroyokan yang melibatkan pelaku dibawah umur sehingga dalam persidangan diberlakukan UU Doversi.

“Kasus ini, melibatkan tiga dari empat pelaku masih dibawah umur sehingga Perlakuan UU Diversi diberlakukan”. Ungkap Humas Pengadilan Negeri Sanana, Rido Akbar usai sidang.

Kepada awak media Rido menuturkan pihak Pelaku siap memberikan uang santunan kepada orang tua korban.

“Soal jumlah uang Rido mengakatan tidak mengetahui sampai di situ itu tergantung kesepakatan dua belah pihak,” ujarnya.

Mediasi juga sempat tegang karna ibu korban menangis histeris sambil memeluk ibu dari seorang pelaku pembunuhan terhadap putranya,karna tidak ada kesepakatan dalam mediasi itu maka Hakim menunda sampai Hari sinin, pekan depan.

Rep/Gopal

IRWAN FOKATEA adalah Reporter Lentera.co.id sekaligus Kontributor dan Pembimbing Om Desa yang bertugas di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara

Tentang Penulis: Reporter SULA, Irwan FOKATEA

Reporter SULA, Irwan FOKATEA
IRWAN FOKATEA adalah Reporter Lentera.co.id sekaligus Kontributor dan Pembimbing Om Desa yang bertugas di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News