oleh

Bakar Ban Bekas, Aksi Kopra Nyaris Ricuh

HALBAR, LENTERA.CO.ID – Aksi unjuk rasa, yang dilakukan oleh sejumlah OKP yakni HMI Komisariat STPK Banau, LMND, dan GMNI cabang Jailolo yang tergabung dalam Komite Pergerakan Rakyat (Kopra) nyaris ricuh, pada Senin 3 Desember 2018.

Pasalnya, aksi yang dilakukan dengan tuntutan kenaikan harga komoditi kopra yang kian turun hingga mencapai level Rp. 2.000 perkilogram, agar mendapat tanggapan dari para wakil rakyat (DPR) Kabupeten Halmahera Barat (Halbar) melalui rapat hering terbuka.

Berdasarkan pantauan reporter, permintaan hering secara terbuka oleh para aksi itu ditolak oleh para wakil rakyat dengan meminta untuk dilakukan hering tertutup, sehingga terjadi adu mulut antara para masa aksi dengan Waka II DPRD Halbar Nikodemus D Ratulangi. ” Kita tetap satu komitmen, jadi kita turun dan melakukan hering terbuka,” kata Idhar Bakri salah satu orator aksi.

Masa aksi yang merasa tidak dihiraukan oleh Wakil Rakyat melanjutkan aksi, dan untuk melampiaskan emosi kekecewaan mereka (masa aksi) dengan melakukan pembakaran Bann Bekas.

Namun hal tersebut dilarai oleh pihak keamanan dalam hal ini sat Pol PP, sehingga terjadi dorong – mendorong antara masa aksi dan pihak keamanan.

Kericuhan yang sama juga terjadi di Depan Kantor Bupati Halbar, saat masa aksi melakukan pembakaran ban sebagai bentuk protes dan mengatai Bupati Halbar dengan kalimat ” Danny Missy banci,” tepat di depan kantor Bupati Halbar.

Rep/Chull

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News