AGK, Jawab Tuntutan Harga Kopra

BERITA TERKAIT

Penanganan Covid-19, MHB Usul Pakai SPPD Anggota DPRD

LENTERA MALUT -- Pimpinan Fraksi Partai Golkar, DPRD Provinsi Maluku Utara, Muhammad Hasan Bay (MHB) mengusulkan kepada pimpinan dan...

Wakil Komisi I DPRD Haltim Apresiasi Kerja Keras Tim Medis Dalam Penanganan Covid-19

LENTERA MALUT - Wakil Komisi I DPRD Halmahera Timur, Maluku Utara, Muhammad Tomagola mengapresiasi kerja keras tim medis yang...

Penanganan Covid-19, TNI-Polri Lakukan Patroli Perdana

LENTERA MALUT -- Patroli Malam Perdana yang dilakukan oleh Satgas Kecamatan Weda bersama Koramil 1505-02/Weda dan Polsek Weda Kabupaten...

Pemprov gaet Pengusaha Asal Jogja, Syaukani Bowo Laksono untuk stabilisasi Harga Kolapa

SOFIFI, LENTERA.CO.ID – Menanggapi tuntutan Mahasiswa dan Aktivis Maluku Utara terkait anjloknya harga kopra di pasaran satu pekan terakhir ini. Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara teken kontrak kerjasama dengan PT. Krambil Idjo, pada Rabu 28 Novber 2018.

Penandatanganan kerjasama tersebut dalam rangka penanganan terhadap turunnya harga kopra yakni, tercantum bahwa PT Krambil Idjo Jokja akan melakukan pembelian kopra petani terhitung mulai pada hari ini Rabu 28 September sampai dengan 30 Desember 2018 dengan harga yang terjangkau.

Dengan penantanganan kerja sama tersebut Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba meminta kepada masyarakat agar tidak lagi melakukan aksi demonstrasi massa untuk menuntut harga Kopra.

“Mari kita sama-sama ciptakan situasi yang aman dan kondusif. Kita percayakan kepada pemerintah dan investor untuk bisa menyelesaikan sedikit problem yang ada di Maluku Utara saat ini,” katanya.

Selain itu, Gubernur yang baru terpilih kembali di pemilu 2018 itu, menjelaskan bahwa dalam jangka pendek ini pihak investor akan membeli kopra sampai ke Desa dan di para-para (tempat pengasapan buah kelapa menjadi kopra).

“Untuk jangka panjangnya akan dibuat juklak dan juknis serta roadmap dan program pengadaan kawasan industry terpadu berbasis bahan baku kelapa dan komuditi unggulan Malut agar dapat tercipta pengolahan hasil tani di daerah ini dengan baik,” jelas AGK

Sementara terkai hal itu, Kepala Dinas Pangan Provinsi Maluku Utara, Syaiful Turuy menjelaskan, berdasarkan perjanjian kerjasama itu, pihak perusahaan akan membeli kopra milik petani seharga Rp 5.000 per kilogram.

“Ini semua dalam rangka menjawab tuntutan masyarakat terutama para petani kopra,” kata Syaiful.

Ia menjelaskan bahwa, mekanismenya seluruh kopra milik petani ditampung di BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) kemudian dibeli oleh PT. Krambil Idjo.

Menurut Syaiful, selain membeli kopra, yang paling utama dalam kerjasama itu adalah pembangunan pabrik minyak goreng terpadu yang direncanakan akan dibangun di Ibukota Provinsi Maluku Utara, Sofifi pada 2019 nanti.

“Besok kami akan lakukan inventarisasi jumlah stok kopra yang tersedia termasuk pengadaan alat pengolahan karena memang targetnya pembuatan minyak kelapa yaitu dengan harga Rp 10.000 perkilogram,” katanya.

Untuk di ketahui Hadir dalam penandatanganan perjanjian kerjasama itu, Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba selaku pihak pertama serta Direktur PT. Krambil Idjo, Syaukani Bowo Laksono selaku pihak kedua.

Sumber: BM (mm)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA TERKINI

Penanganan Covid-19, MHB Usul Pakai SPPD Anggota DPRD

LENTERA MALUT -- Pimpinan Fraksi Partai Golkar, DPRD Provinsi Maluku Utara, Muhammad Hasan Bay (MHB) mengusulkan kepada pimpinan dan...

Wakil Komisi I DPRD Haltim Apresiasi Kerja Keras Tim Medis Dalam Penanganan Covid-19

LENTERA MALUT - Wakil Komisi I DPRD Halmahera Timur, Maluku Utara, Muhammad Tomagola mengapresiasi kerja keras tim medis yang berada di garda depan dalam...

Penanganan Covid-19, TNI-Polri Lakukan Patroli Perdana

LENTERA MALUT -- Patroli Malam Perdana yang dilakukan oleh Satgas Kecamatan Weda bersama Koramil 1505-02/Weda dan Polsek Weda Kabupaten Halteng di dalam Kota Weda...

Penanganan Covid-19, Anggota DPRD Halteng ini Lontarkan Kritik dan Saran kepada Pemprov Malut

LENTERA MALUT -- Langkah Forkompinda, Pemda Provinsi Malut yang tidak mau melakukan karantina wilayah dalam rangka pencegahan dan penyebaran Corona Virus atau Covid19, mendapat...

Proyek Air Bersih Sebesar 7 Miliar di Haltim Ugal-Ugalan

Ketua Karangtaruna: Anggaran sebesar 7 miliar tidak cukup, itu sangat tidak rasional LENTERA MALUT - Proyek pekerjaan pembangunan jaringan air bersih di tiga Desa Foli,...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...