oleh

KMPD Desak Pemda Perhatikan Harga Kopra

SANANA, LENTARA CO.ID – Anjloknya harga kopra di Maluku Utara, menyita perhatian mahasiswa dan aktifis untuk menyikapi dan melakukan aksi Demonsrtrasi.

Hal ini terjadi pada beberapa Kota/Kabupaten di Maluku Utara, tak terkecuali Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara. Pasalnya, sejumlah mahasiswa dan aktifis pagi tadi, Sabtu 24 November 2018 menggelar demonstrasi.

Puluhan Massa Aksi ini, tergabung dalam Komunitas Mahasiswa Peduli Demokrasi (KMPD) turun kejalan untuk mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula agar mencari solusi terkait anjloknya harga kopra.

Dari amatan reporter lentera.co.id, massa aksi bergerak dari Pusat Pertokoan Sanana dengan long march menuju Pasar Basanohi Sanana dengan membawa serta buah Kelapa sebagai simbol Komoditi unggulan Masarakat Kepulauan Sula.

Korditor Lapangan (KORLAP) Bustam Gay saat ditemui reporter, membeberkan Data Badan Statistik Maluku Utara (BPS) Tahun 2015 Bahwa luas Perkebunan Kelapa 147,377 hektar dangan jumlah Produksi 213,619 ton lebih besar jumlah Produksi dari Pala dan Cengke bahkan Indonesia Adalah Negara Penghasil Kopra Terbesar Ke 2 di Dunia setelah Filipina.

“Tapi Pemerintah tidak Menghargai Petani Kopra di Maluku Utara Khususnya Kabupaten Kepulauan Sula” katanya.

Rep/Gopal

Tentang Penulis: Reporter SULA, Irwan FOKATEA

Reporter SULA, Irwan FOKATEA
IRWAN FOKATEA adalah Reporter Lentera.co.id sekaligus Kontributor dan Pembimbing Om Desa yang bertugas di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News