oleh

Desa Wailukum Tolak Keputusan Pemda Haltim Soal Sengketa Lahan Paras

HALTIM, LENTERAH CO.ID – Pemerintah Desa bersama Masyarakat Desa Wailikum menolak Keputus Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) terkait sengketa lahan paras di blok 1, Kecamatan Kota Maba.

Ketidak setujuan ini disampaikan Kepala Desa (Kades) Wailikum, Moh Kandung saat menyambangi rumah Ketua Komisi I untuk mengajukan penolakan sengketa lahan paras Fai blok 1.

“Keputusan yang di ambil oleh dinas terkait itu tidak berarah pada keputusan pertama sebelum PT Aneka Antam melakukukan pembayaran atau pembebasan lahan tersebut,” keluhnya saat ditemui reporter lentera sekira 11.20 WIT. Pada 24 November 2018.

Kades berharap, DPRD dapat mengakomodir keluhan masyarakat Desa Wailikum, untuk meninjau kembali keputusan yang di mediasi oleh Pemerintah Kabupaten Haltim yang di wakili Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH), Harjon Gafur, S.Sos. MPA pada Jumat, 23 November lalu.

“Harap Masyarakat Desa Wilukum kepeda DPRD agar bisa meninjau kembalai tentang keputusan Pemerintah daerah terkait Dinas Tehnis Sehingga bisa mengabil kebijakan sengketa lahan ini dengan tepat pada keputusan pertama Desa Wailukum dan Mabapura yakni Desa Soalaipoh, Desa Soalaipoh” Harapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi I, Hi. Taib Jalaludin menyarankan agar pemaerintah Desa Wailukum bersama masyarakat agar mengajukan surat permohonan kepada Pemerintah Daerah dan DPRD sehingga dapat di bijaki secepatnya.

Diketahui, pertemuan tersebut melahirkan kesepakatan berupa lahan paras seluas 48 hektar yang terletak di blok 1 area konsesi PT. Aneka Tambang Tbk. UBPN Maluku Utara,dibayarkan kepada masyarakat Desa Wailikum seluas 28 hektar, dan kepada masyarakat Desa Soa Sangaji dan Soalaipoh seluas 20 hektar.

Kesepakatan tersebut di muat dalam berita acara yang ditandatangani oleh Dewan Adat Sangadji Maba, Ibrahim Haruna, Kepala Desa Soa Sangaji, Hi Ismail Masrsaoli, Ketua BPD Soasangaji, M. Zaid Latawan, Kepala Desa Soalaipoh, Jamil Labadu, Ketua BPD Soalaipoh, Irwanto Hamza, Camat Kota Maba, ABD. Rasid Hamidu S.AP, Kepala DPLH Harjon Gafur S.Sos MPA dan Asisten III, Hi Tamrin Bahara S.IP. beserta Danramil Maba Kasauri dan juga anggota Kapolsek Maba Selatan Yasin Sahupala. Sementara Kepala Desa Wailikum dan Ketua BPD Desa Wailikum, Alfentein Rongasula, memilih untuk meninggalkan ruangan rapat.

Rep/Ilham

Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News