Momentum Pementasan GSMS Malut, Turut Meriahkan Hari PGRI

Bagikan:

Ahmad S. Kamis: Ini tidak terlepas dari upaya guru dan seniman untuk mencerdaskan anak bangsa.

SOFIFI, LENTERA.CO.ID – Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) tingkat SMA di Provinsi Maluku Utara Gelar Rapat Kordinasi, Persiapan Pementasan dan Pameran GSMS Provinsi Maluku Utara Tahun 2018, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, pada 08 November 2018.

Rapat dihadiri oleh Kepala Sekolah SMA dan SMK yang ditunjuk sebagai pelaksana GSMS bersama Seniman dan asisten seniman tersebut melahirkan sejumlah kesepakatan, diantaranya kesepakatan pementasan dan pameran berdasarkan zona per Kota/Kabupaten, Waktu Pelaksanaan dan tempat pelaksanaan Pementasan dan Pameran.

Baca Juga : Progres Kegiatan GSMS Maluku Utara Menggembirakan

Menurut, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Ahmad S. Kamis bahwa pementasan dibagi dalam empat zona, yakni zona Kota Tidore Kepulauan, Zona Halbar, Zona Halut dan Halteng.

“Masin-masing zona ini waktu pelaksanaannya sudah ditetapkan, mulai tanggal 22, 24, 25 dan 26. Kita sesuaikan dengan perayaan hari Guru, sehingga di kemeriahan hari PGRI ini, juga nampak keseriusan kita dalam melaksanakan Gerakan Seniman Masuk Sekolah” kata Ahmad S. Kamis.

Tambahnya, bahwa Gerakan Seniman Masuk Sekolah merupakan upaya kita untuk meningkatkan kualitas siswa, di bidang seni dan budaya, “sehingga ini tidak terlepas dari upaya guru dan seniman untuk mencerdaskan anak bangsa. Cerdas emosinya, cerdas sosialnya, cerdas intelektualnya dan yang paling terpenting adalah cerdas ahlaknya,” ujar Kabid yang sering di sapa Pak Mad ini.

Baca Juga : Latihan Perdana GSMS SMA N 6 Tikep Banyak Peminat

Hal senada juga disampaikan oleh Tim Perumus GSMS Provinsi Maluku Utara, Wildan S.s M.Hum bahwa Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) merupakan gerakan yang membangun kerakter generasi muda yang sesuai dengan dasar budaya lokal.

Menurutnya, kerakteristik generasi muda harus dikembangkan dengan pendidikan seni yang berbasis budaya lokal sehingga lahirlah anak bangsa yang memiliki kualitas, cerdas dan berkarakteristik kuat dalam mewarisi kebudayaan daerah.

“ini adalah bagian dari pemeliharaan budaya lokal, dengan begitu budaya lokal kita tetap hidup dan berkembang” katanya.

Sementara terkait evaluasi jelang pementasan, Ahmad S. Kamis kepada Lentera Online di ruang kerjanya mengatakan, hampir seluruh sekolah pelaksana GSMS saat ini melaksanakan proses persiapan akhir.

Persiapan akhir itu, kata Kabid terkait dengan costum, musik instrumen, dan berbagai properti pementasan serta yang paling utama adalah kesiapan mental peserta GSMS saat pementasan.

“Yang tersisa saat ini, adalah para seniman memaksimalkan waktu dua pekan ini untuk melakukan pemantapan pementasan dan pameran” ujarnya.

Untuk diketahui, pementasan per zona diserahkan tanggungjawabnya ke sekolah pelaksana GSMS di zona masing-masing melalui SK pembentukan Kepanetiaan yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara.

Rep/Jun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan lahan untuk persiapan penambangan. Perluasan...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di Kafe Rumah Kampus, Kelurahan Gambesi...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa Nggele, Kecamatan Taliabu Barat Laut,...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari Kampus STIKIP Kieraha sampai Universitas...

Aksi Desak Bebaskan Aktivis Pro-Demokrasi yang Ditangkap

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari Kampus STIKIP Kieraha sampai Universitas...

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...

Aksi Desak Bebaskan Aktivis Pro-Demokrasi yang Ditangkap

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...

Protes Putusan PN Bobong, Mustakim: itu Aksi Alihkan Opini tanpa Dasar

LENTERA MALUT - Aksi protes Aliansi Masyarakat Nggele Bersatu, atas putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong dengan No.Perkara 2/Pdt.G/2019/PN.Bbg...

Merasa Dirugikan, Warga Protes PN Bobong Terkait Sengketa Tanah

LENTERA MALUT - Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Nggele Bersatu menggelar aksi protes didepan kantor Pengadilan Negeri...

Polda Malut: Hasil Operasi Patuh 2019, Korban Jiwa Tahun ini Nihil

LENTERA MALUT – Hasil Evaluasi pelaksaan Operasi Patuh tahun 2019, pada 11 September 2019, Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara...

7.267 Kendaraan Ditilang Selama Operasi Patuh 2019 di Malut

LENTERA MALUT -- Operasi Patuh Kieraha 2019 Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut), telah berakhir pada Rabu, 11...

Hilangnya MV Nur Allya, KNKT Menuju Halteng

LENTERA MALUT -- Pencarian kapal kargo MV. Nur Allya yang hilang kontak sejak 23 Agustus 2019 lalu di perairan...