oleh

Forum Qadi Gotowasi Demo Sengketa Tapal Batas Gotoasi-Soagimalaha

HALTIM LENTERA.CO.ID-Forum Qadi Gotoasi bersama masyarakat Desa Gotoasi kembali melakukan aksi massa di depan kantor Bupati, pada kamis 08 November 2018, untuk menuntut kejelasan titik kordinat tapal batas Gotoasi dan Soagimalaha yang sampai saat ini belum diselesaikan oleh pemerintah daerah Kabupaten Halmahera Timur Haltim Provinsi Maluku Utara.

Menurut Qadi (Jabatan Adat) Gotoasi, Rasid Musa bahwa kronologinya penerapan tapal batas Desa Gotoasi Kecamatan Maba Selatan dan Desa Soagimalaha Kecamatan Kota Maba sekaligus penetapan tapal batas antara Kecamatan Maba Selatan dan Kecamatan Kota Maba, pada tahun 2006-2007 dalam proses pemekaran Kecamatan Maba Selatan menjadi dua Kecamatan yakni Kecamatan Maba Selatan sebagai Kecamatan induk dan Kecamatan Kota Maba sebagai Kecamatan baru, melahirkan polimik tapal tersebut.

Saat itu, 20 Desember 2007 pemerintah Desa Gotoasi beserta perangkat Desa dan perangkat BPD serta anggotanya, toko adat, toko agama dan toko masyarakat mendatangi pemerintah Desa Soagimalaha dan BPD Soagimalaha, beserta toko adat masyarakat Soagimalaha untuk membicarakan sekaligus membahas tapal Batas kedua Desa tesebut, yakni batas utara Desa Gotowasi adalah PajiBayo titik tengah ruas jalan Maba ke Gotowasi (Gilgelet) penentuan titik hutan di lokasi Misomdi, yang selanjutnya ditindaklanjuti ke Pemerintah Daerah sekaligus kordinasi dengan Kecamat Maba Selatan dan Kecamatan Kota Maba.

Selanjutnya pada, 12 November 2009 Pemerintah Daerah (Tim tapal batas dan pengesahan tapal batas) beserta pemrintah Kecamatan Maba Selatan dan Kecamatan Kota Maba memfasilitasi kedua Desa tersebut untuk menandatangani berita acara hasil kesepakatan Musyawarah penetapan dan pengesahan tapal batas kedua desa yang juga merupakan tapal batas kecamatan itu.

Batas Wilayah antara Kecamatan Kota Maba dengan Kecamatan Maba Selatan tersebut, secara terperinci sebelah selatan Hutan Misomdi dan di sebelah Utara Pantai PajiBayo di ruas tengah jalan Maba ke Gotoasi lurus menuju wilayah Gilgelet yaitu Antara kali Seipoh dan kali Woiloh.

Kemudian Berita acara penetapan tabal batas tersebut di tandatangani oleh kedua Camat dan utusan/ delegasi dari kedua Desa serta Tim penetapan dan penesahan tapal batas Kabupaten Halmahera Timur

Kami Forum Qadi Gotowasi menyampaikan pernyatan sikap “menuntut kepada Pemda Haltim mengeluarkan SK penetapan dan Pengesahan tapal Batas diantara Desa Gotowasi dan Desa Soagimalaha yang sesuai dengan berita acara kesepakatan bertepat pada tanggal 12 November 2009. Apabila tuntutan ini tidak di hiraukan maka kami akan Terus Demonstrasi dan dengan upayah hukum,” Kata Qadi Rasid

Rep/Ilham

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News