oleh

Pelaku PBU Siap Dimejahijaukan

HALBAR, LENTARA.CO.ID – Pelaku Persetubuhan dibawah Umur (PBU) dengan terdakwa berinisial JR (39) warga Kecamatan Sahu, siap dimejahijaukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Halmahera Barat (Halbar).

Kasi Pidum Kejari Halbar, M Ashari Waysale, ketika ditemui wartawan diruang kerjanya, mengakui pihaknya secara resmi telah menerima berkas tahap II perkara kasus PBU dari Penyidik Polres Halbar, untuk dilakukan penuntut.

“Hasil pemeriksaan berkas perkara telah ditemukan cukup bukti untuk dilakukan penahanan terhadap terdakwa, karena dikhawatirkan yang bersangkutan akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan mengulangi perbuatanya,” aku nya.

Aison sapaan akrab Kasi Pidum Kejari Halbar ini, juga mengisahkan kejadian bejat yang dilakukan oleh terdakwa kepada anak kandungnya, sebut saja Dara (17). Dimana terdakwa bersama korban pergi ke kebun kelapa, dan terdakwa langsung melakukan aksinya dengan menyetubuhi korban.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, terdakwa diancam sebagai mana pasal 81 Ayat (1) Jo Pasal 76D atau Pasal 81 Ayat (2) atau pasal 81 ayat (3) atau Pasal 82 Ayat (1) jo Pasal 76E undangan-undangan nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak,” jelasnya.

Lanjutnya, penahanan yang dilakukan terhadap terdakwa selama 20 hari di Lapas kelas IIB Jailolo. Tindak penahanan terhadap terdakwa berdasarkan pada surat perintah penahanan dari Kepala Kejari Halbar nomor : Print-310/S.2.10.7/Ep.2/11/2018 tertanggal 7 November 2018.

“Jadi, setelah dilakukan pemberkasan, pihaknya langsung melimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Ternate untuk disidangkan,” ungkapnya.

Dia juga menambahkan selain menerima berkas tahap II PBU pihaknya juga menerima kasus penipuan atau penggelapan dengan terdakwa berinisial AB alias Adri.

“Dari hasil pemeriksaan berkas perkara tahap II, terdakwa Adri terbukti secara melakukan perbuatan sebagaimana pasal yang disangkakan yakin pasal 378 atau 372 KUHPidana,” sebut Aison.

Tambahnya, olehnya itu, dianggap perlu untuk dilakukan penahanan terhadap terdakwa. Dan penahanan yang dilakukan berdasarkan surat perintah Kajari Halbar nomor : PRINT-314 /S.2.10.7/Ep.2/11/2018 tertanggal 7 November 2018,” ujar mantan Kasi Riksa Kejari Ternate.

Rep/Chull

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News