oleh

Material Pipa Jadi Penghambat Pembangunan MCK dan Ipal

HALBAR, LENTERA.CO.ID – Pembangunan MCK sebanyak 32 unit dan Ipal sebanyak 22 unit yang tersebar di 40 Desa se-Kabupeten Halmahera Barat (Halbar) terhambat karena kehabisan material Pipa.

Demikian disampaikan Kepala bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Halbar, Robert kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa 6 November 2018.

Menurutnya, sesuai dengan kontrak kerja, waktu pekerjaan sudah masuk pada masa addendum yang berakhir pada Tanggal 22 Desember mendatang, tetapi dari total 54 unit MCK maupun Ipal baru 8 unit yang selesai 100 persen diantaranya di Desa Goemaadu, Sidangoli Gam, Sidangoli Dehe.

“Sementara, sisanya masih dalam tahap pembangunan 80 persen dengan pencairan anggaran 70 persen dari total rata-rata anggaran MCK senilai Rp.409 juta per unit sedangkan Ipal rata – rata sebesar Rp 450 juta per unit, tetapi kami tetap optimis akan selesai 100 persen sebelum waktu addendum berakhir,” ungkapnya.

Keterlambatan itu dikarenakan kehabisan material Pipa (6 inci) dimana rata-rata pipa yang digunakan per unit bangunan sebanyak 50 batang. “Sehingga dipesan ke Manado, lagi – lagi di Manado juga habis sehingga menunggu dikirim dari Surabaya,” urai Robert.

“Namun bila pipa yang dipesan itu tiba di lokasi pada tanggal 12 November mendatang, pekerjaan bisa selesai sebelum Desember,” Tambahnya.

Robert juga menambahkan, sesuai dengan prosedur, pada pencairan ketiga ini ada pekerjaan yang sudah selesai 100 persen, maka tim PHO akan melakukan kroscek atas pekerjaan tersebut dan merekomendasikan kepada bidang terkait selaku PPK.

“Bila terdapat catatan- catatan kekurangan pekerjaan, harus diselesaikan sesuai dengan yang diminta Tim PHO, selanjutnya melalui Kades setempat merekomendasikan kepada PPK dengan menjelaskan semua permintaan tim PHO sudah dikerjakan,” jelas Robert.

Rep/Chull

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News