Isu Tsunami!! Masyarakat Kota Ternate Heboh

BERITA TERKAIT

Kapolda Malut Pimpin Penyambutan dan Penghantaran Operasi Satgas Amole 2021

LENTERA MALUT -- Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K, pagi tadi memimpin secara langsung Upacara...

Masyarakat Apresiasi Pelayanan Terbaik Bareskrim

LENTERA MALUT -- Berdasarkan survei yang dilakuan oleh MarkPlus, masyarakat menilai positif terhadap pelayanan penegakan hukum dari Badan Reserse...

Diduga Serobot 2000 Ha Lahan Warga, PT. TUB Dipolisikan

LENTERA MALUT - John Bobane, warga Desa Linggua, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat ini melaporkan PT. Tri Usaha Baru...

TERNATE LENTERA.CO.ID – Masyarakat Kota Ternate panik dengan isu Tsunami sore menjelang malam tadi, 29 Oktober 2018.

- Advertisement -

Pasalnya sejak sore tadi terjadi gelombang tinggi di beberapa titik di kota Ternate, yakni di Pantai Dufa, Pantai Tafure, Pantai Kayu merah dan area pelabuhan Bastiong.

Sebelumnya sudah ada Peringatan dini Stasiun Meteorologi kelas I Sultan Babullah Ternate Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Maluku Utara (Malut) tentang gelombang tinggi tersebut yang diperkirakan terjadi antara tanggal 24 Oktober 2018 hingga tanggal 27 Oktober 2018 di kawasan perairan laut Provinsi Malut.

Peringatan Dini BMKG terkait Gelombang Tinggi

Menurut Prakirawan cuaca BMKG Malut Satria Kridha Nugraha, saat ditemui Reporter Lentera Online di ruang kerjanya. Pada Rabu, 24 Oktober 2018 lalu mengatakan, dari hasil pantauan dan monitoring langsung terdapat siklon tropis YUTU di samudra pasifik bagian timur Fhilipina, dengan pusat tekanan 965 pHa dan kecepatan angin 70 knot hingga akan mengarah ke barat, sehingga otomatis semakin mendekat di wilayah perairan Malut dan mempengaruhi tinggi gelombang.

Baca Juga:

Sementara, terkait hal tersebut Jainal Sehe (32) salah satu warga Kelurahan Kayu Merah, mengaku kaget dan sempat panik saat mengetahui adanya gelombang tinggi di perairan ternate.

“saya juga panik, saat buka FB (facebook) ada life video gelombang besar di dufa-dufa dan Bastiong” ungkap Jaenal ketika ditemui Reporter saat memantau keadan ombak di pantai Kayu Merah.

Menurutnya, gelombang tinggi ini sudah biasa terjadi setiap tahunnya ketika menjelang bulan Desember.

“Mungkin kita masih trauma dengan kejadian Donggala, akhirnya jadi panik” ungkapnya.

Ketika disentil soal peringatan dini BMKG Jaenal mengaku belum mendapat informasi tersebut, sehingga dirinya berharap kepada pemerintah agar mensosialisasikan peringatan dini tersebut.

Untuk di ketahui, selain di Kota Ternate di Desa Tapaleo Kabupaten Halmahera Tengah dan Desa Morotai Jaya di Morotai juga mengalami gelombang tinggi.

Rep: Ajun

Kapolda Malut Pimpin Penyambutan dan Penghantaran Operasi Satgas Amole 2021

LENTERA MALUT -- Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K, pagi tadi memimpin secara langsung Upacara Penyambutan Brimob Nusantara BKO Polda...

Masyarakat Apresiasi Pelayanan Terbaik Bareskrim

LENTERA MALUT -- Berdasarkan survei yang dilakuan oleh MarkPlus, masyarakat menilai positif terhadap pelayanan penegakan hukum dari Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Dalam survei...

Diduga Serobot 2000 Ha Lahan Warga, PT. TUB Dipolisikan

LENTERA MALUT - John Bobane, warga Desa Linggua, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat ini melaporkan PT. Tri Usaha Baru (TUB) ke Polda Maluku Utara,...

Pemda Halbar Bakal sosialisasi Hukuman Kabiri, Kekerasan Seksual

Lentera Malut-- Kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur yang terjadi kemarin 03/Desember/2020 di kec. Loloda Desa Lababasara. Dinas perlindungan perempuan dan anak kabupaten...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Pjs. Bupati Taliabu ajak Warga ‘Sadar’ Protokol Kesehatan

LENTERA MALUT - Taman Kota Bobong kini menjadi sarana kampanye masker atau protokol kesehatan oleh Tim Satgas Pencegahan dan Penaganan Covid-19 di wilayah setempat. Ini...

Tak Indahkan Protokol Covid-19, Pjs Bupati : Taman Bobong Bakal Ditutup

LENTERA MALUT - Tidak taat protokol kesehatan, Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Pulau Taliabu Drs. Maddaremmeng mempertegas bakal menutup taman Kota Bobong. "Langkah untuk menutup...

139 CPNSD Pulau Taliabu, Selamat Bergabung

LENTERA MALUT - Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu yang bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XI Manado telah mengumumkan kelulusan 139 peserta yang...

Pjs Bupati Drs Maddaremmeng Lakukan Kunjungan Perdana ke DPRD Taliabu

LENTERA MALUT -- Pjs Bupati, Drs. Maddaremmeng berkunjungan ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Taliabu (Pultab) pafa Senin, 26 Oktober 2020. Melalui Kepala...

Pjs Bupati Pultab Tinjau Langsung Kendala Sampah di TPA

LENTERA MALUT - Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pulau Taliabu (Pultab) Drs. Maddaremmeng, M.Si meninjau secara langsung tempat pembuangan sampah akhir (TPA) yang terletak di...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...
- Advertisement -
- Advertisement -