Cagub AGK, Absen Panggilan Bawaslu! Ini Contoh Buruk

BERITA TERKAIT

Penanganan Covid-19, MHB Usul Pakai SPPD Anggota DPRD

LENTERA MALUT -- Pimpinan Fraksi Partai Golkar, DPRD Provinsi Maluku Utara, Muhammad Hasan Bay (MHB) mengusulkan kepada pimpinan dan...

Wakil Komisi I DPRD Haltim Apresiasi Kerja Keras Tim Medis Dalam Penanganan Covid-19

LENTERA MALUT - Wakil Komisi I DPRD Halmahera Timur, Maluku Utara, Muhammad Tomagola mengapresiasi kerja keras tim medis yang...

Penanganan Covid-19, TNI-Polri Lakukan Patroli Perdana

LENTERA MALUT -- Patroli Malam Perdana yang dilakukan oleh Satgas Kecamatan Weda bersama Koramil 1505-02/Weda dan Polsek Weda Kabupaten...

Kita minta Bawaslu professional dan konsisten. Kalau Bawaslu Maluku Utara tidak menemui kemajuan dalam kasus ini karena ada pihak-pihak yang sengaja menghambat, kami sarankan agar Bawaslu meminta bantuan penanganan ke Bawaslu RI,

TERNATE, LENTERA CO.ID – Ketua Kawan AHM, Muhammad Ali Anwar meminta kepada BAWASLU agar tegas dalam mengambil tindakan terhadap pihak2 yang diduga melakukan Money Politik, termasuk Cagub Abdul Gani Kasuba karena Yurisprudensinya sangat jelas, dimana dalam pilgub Maluku Utara Sejumlah orang pelaku Money politik telah menjalani Hukuman. Sehingga BAWASLU harus lebih tegas dalam menerapkan aturan terkait pelaku Money politik dengan tidak tebang pilih dalam penanganannya.

Politisi Partai Berkarya ini juga meminta Cagub, AGK agar memberi contoh yang biik dengan memenuhi panggilan BAWASLU agar masalah cepat selesai. Tindakan yang beliau lakukan pada hari H, termasuk dalam kategori Money politik atau tidak, hanya bisa dibuktikan jika yang bersangkutan memenuhi panggilan BAWASLU untuk klarifikasi.

“Menjadi aib jika calon pemimpin memberi contoh buruk dengan mengabaikan panggilan BAWASLU dan harus dilakukan jemput paksa untuk hadir dan mempertanggungjawabkan perbuatannya” katanya.

“Sebagai oranga tua juga sebagai kyai harusnya AGK jadi contoh yang baik. masa sudah dua kali panggilan beliau tidak hadir. Kalau sampai panggilan paksa kan malu jadinya. masa kyai dipaksa, apa kata dunia,” tambah lelaki yang biasa disapa Boy ini.

lebih jauh, Boy Anwar mengatakan, kasus money politik terutama di Desa Umaloya telah menjadi perhatian publik karena melibatkan calon gubernur petahana. Oleh sebab itu, pihaknya berharap Bawaslu dapat bertindak konsisten, profesional dan tidak takut pada tekanan dari pihak-pihak tertentu.

“Kita minta Bawaslu professional dan konsisten. Kalau Bawaslu Maluku Utara tidak menemui kemajuan dalam kasus ini karena ada pihak-pihak yang sengaja menghambat, kami sarankan agar Bawaslu meminta bantuan penanganan ke Bawaslu RI,” paparnya.

Boy Anwar juga menghimbau kepada semua pihak, terutama para pendukung AHM-RIVAI agar terus mengawal berbagai kasus pelanggaran yang terjadi, sehingga terang dimata hukum dan masyarakat.

“Ayo kita kawal sama-sama, ini bukan hanya semata soal AHM-RIVAI, tetapi soal masa depan demokrasi dan masa depan Maluku Utara yang sama-sama kita cintai,” ajaknya.

Rep/Ajun

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA TERKINI

Penanganan Covid-19, MHB Usul Pakai SPPD Anggota DPRD

LENTERA MALUT -- Pimpinan Fraksi Partai Golkar, DPRD Provinsi Maluku Utara, Muhammad Hasan Bay (MHB) mengusulkan kepada pimpinan dan...

Wakil Komisi I DPRD Haltim Apresiasi Kerja Keras Tim Medis Dalam Penanganan Covid-19

LENTERA MALUT - Wakil Komisi I DPRD Halmahera Timur, Maluku Utara, Muhammad Tomagola mengapresiasi kerja keras tim medis yang berada di garda depan dalam...

Penanganan Covid-19, TNI-Polri Lakukan Patroli Perdana

LENTERA MALUT -- Patroli Malam Perdana yang dilakukan oleh Satgas Kecamatan Weda bersama Koramil 1505-02/Weda dan Polsek Weda Kabupaten Halteng di dalam Kota Weda...

Penanganan Covid-19, Anggota DPRD Halteng ini Lontarkan Kritik dan Saran kepada Pemprov Malut

LENTERA MALUT -- Langkah Forkompinda, Pemda Provinsi Malut yang tidak mau melakukan karantina wilayah dalam rangka pencegahan dan penyebaran Corona Virus atau Covid19, mendapat...

Proyek Air Bersih Sebesar 7 Miliar di Haltim Ugal-Ugalan

Ketua Karangtaruna: Anggaran sebesar 7 miliar tidak cukup, itu sangat tidak rasional LENTERA MALUT - Proyek pekerjaan pembangunan jaringan air bersih di tiga Desa Foli,...
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...