oleh

Terdakwa Pembunuhan Warga Ibu Divonis 12 Tahun Penjara

HALBAR, LENTERA.CO.ID – Ruslyanto Wakaesau, terdakwa kasus pembunuhan dan penganiayaan warga Kecamatan Ibu divonis Majelis Hakim pada Pengadilan Negeri (PN) Ternate, 12 tahun kurungan penjara.

Putusan tersebut dibaca langsung majelis hakim pada sidang lanjutan kasus pembunuhan dan penganiayaan, yang digelar di Balai Sidang PN Ternate di Desa Jalanbaru Kecamatan Jailolo, pada Kamis 11 Oktober 2018 tadi.

Menurut, berdasarkan pada bukti dan keterangan saksi selama persidangan berlangsung, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap Irfandi Hi Adam dan menganiaya Fahri Ahmad dan diancam sebagaimana pasal 338 KUHP subsider pasal 351 ayat 1 KUHP.

“Namun sbelum menjatuhi putusan terhadap terdakwa ada hal – hal yang menjadi pertimbangan JPU, yakni Hal – hal yang memberatkan terdakwa, adalah perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat dan mengganggu ketertiban umum, perbuatan terdakwa mengakibatkan hilangnya nyawa orang dan melukai orang dan berbelit-belit dalam memberitakan keterangan,” ucap Majelis

Sementara hal – hal yang meringankan yakni, terdakwa bersikap sopan dalam persidangan dan belum pernah dihukum.

Berdasarkan pada pertimbangan – pertimbangan diatas, Mejalis hakim yang diketuai Rahmat Selang didampingi Nithanel N Ndaunmanu dan Sugiannur masing-masing hakim anggota, menjatuhkan hukuman kurungan penjara kepada terdakwa sama dengan tuntutan JPU pada Kejari Kabupeten Halmahera Barat (Halbar) yakni 12 tahun kurungan penjara.

Setelah menjatuhkan putusan kepada terdakwa majelis hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa, penasehat hukum (PH) Terdakwa dan JPU, menerima, menolak atau pikir- pikir atas putusan tersebut. Terdakwa melalui penasehat hukum langsung menyatakan terima, sementara JPU menyatakan pikir-pikir.

Usai mendengarkan tanggapan terdakwa, PH Terdakwa dan JPU, majelis hakim, menutup Sidang yang dibuka untuk umum dan menyatakan selesai.

Red: Chull

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News