oleh

Pembangunan Pasar Jailolo Menjadi Perhatian Waka I DPRD Halbar

HALBAR, LENTERA.CO.ID – Pembangunan Pasar Rakyat Jailolo di Desa Gofasa Kecamatan Jailolo,  mendapatkan perhatian serius dari Wakil Ketua (Waka) I DPRD Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Ibnu Saud Kadim.

Menurutnya, Pembangunan Pasar rakyat Jailolo merupakan bagian dari pengrusakan. Pasalnya, terminal Jailolo merupakan bangunan bersejarah bagi masyarakat Jailolo dan bisa dibilang ikon bersejarah.

“Pasar tidak bisa dibangun disitu, karena mereka (pemerintah) cuma akan melakukan pengrusakan terhadap terminal,” ungkap Ibnu.

Dia juga mengakui, pembangunan pasar dilokasi terminal Jailolo, itu tidak memiliki Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL), jadi pihak dinas dan pihak terkait harus mempertanggungjawabkannya.

“Intinya mau ada UPL atau trada, pembongkaran terminal Jailolo dan penambahan pasar di area terminal itu sangat diprotes oleh masyarakat. Sehingga pihaknya juga harus ikuti kemauan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Disperindagkop Halbar, Marthinus Djawa, ketika dikonfirmasi, wartawan melalui via WhatsApp, Rabu 10 Oktober 2018, terkait dengan UPL-UKL atas pembangunan pasar tersebut, hingga berita diterbitkan, enggan memberikan tanggapan.

Rep: Chull

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News