oleh

Kadukcapil : Tak Ada KTP Ganda di 6 Desa PSU

HALBAR, LENTERA.CO.ID – Dugaan adanya penambahan jumlah Kartu Tanda Penduduk elektronik (e – KTP) atau KTP ganda yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Halbar, di 6 Desa l Jailolo Timur (Jaltim) dibantah Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Halbar, Andi R Pilly pada, Rabu 10 Oktober 2018.

Pasalnya, data yang disampaikan  kapala Dukcapil ini, saat dikunjungi Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Halbar, bulan lalu bahwa, data base warga 6 Desa berjumlah 5.400 jiwa dan yang sudah melakukan perekaman e-KTP sebanyak 3.800 jiwa.

Sementara penetapan hasil pemutakhiran data pemilih pemungutan suara ulang (PSU) di enam Desa Jaltim versi Halbar yang digelar KPU Halbar pada Ahad 7 Oktober 2018 lalu, DPT PSU 6 Desa hanya sebanyak 2.618 jiwa. Bahkan Bawaslu Provinsi Maluku Utara juga menemukan KTP ganda di TPS Halbar.

Andi R Pilly, saat dikonfirmasi reporter Lentera Online terkait dugaan KTP ganda di 6 Desa Jaltim versi Halbar tersebut, mengatakan bahwa data kependuduka Dukcapil di 6 Desa sebanyak 3.400 yang sudah melakukan perekaman.

“Jadi, jumlah yang kemarin saya sampaikan yakni 3.800 itu salah, yang benar 3.400 jiwa yang sudah melakukan perekaman,” ungkapnya.

Bila dari hasil coklit yang dilakukan pihak penyelenggara di enam Desa tidak sebanding atau kurang dari data yang dimiliki Dukcapil Halbar, itu bukan berarti Dukcapil melakukan penggandaan.

” Bisa saja saat pencoklitan kemarin, sebagian penduduk yang sudah melakukan perekaman tidak berada ditempat, bisa saja mereka keluar kerja atau sekolah keluar daerah,” kata Andi.

Rep: Chull

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News