oleh

Kirab Pemuda, Mahli: Ini Wahana Kenhinekaan, Kebebasan, Persamaan, Persaudaraan dan Persatuan Pemuda

TERNATE, LENTERA.CO.ID – Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI dalam rangka Kirab Pemuda di zona II wilayah Indonesia Timur Kota Ternate Provinsi Maluku Utara, menyelenggarakan berbagai kegiatan di Kota Ternate yang di mulai pada tanggal 17 s/d 21 September 2018 besok.

Data yang terhimpun dari panitia bahwa Kirab Pemuda sendiri di bagi dua zona, diantaranya Zona barat dan zona timur. Zona Timur sendiri titik awalnya dari Jayapura, Maroke, Ambon dan sekarang di Maluku Utara di pusatkan di Ternate.

Kegiatan yang di lakukan diantaranya Hiburan Seni dan Budaya yang di lakukan di kelurahan dufa-dufa, Jalan Sehat dan Senam Sehat di mulai dari lapangan negara lamo/lamark, kegiatan pemuda kampung di Kel dufa-dufa dan Bakti sosial, penanaman Mangrove dan Pelepasan anakan penyu di Pantai Kastela serta pawai budaya kreatif dilingkungan kota Ternate hari ini.

Menurut Sekertaris Panitia Daerah dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku Utara, Mahli Aweng, saat di temui mengatakan bahwa Kirab Pemuda 2018 ini adalah program dari Kementrian Pemuda dan Olahraga Repoblik Indonesia (Kemenpora RI) dari 34 Provinsi di seluruh Indonesia.

Menurut Mahli, Kegiatan ini di maksudkan untuk memberikan wahana kenhinekaan, kebebasan, persamaan, persaudaraan dan persatuan pada masyarakat (khususnya pemuda) melalui kegiatan yang kreatif, juga menjadikan pemuda sebagai motor penyebar jiwa toleransi. Selain itu, pemuda dapat meningkatkan potensi dalam mengembangkan inovasi untuk mendukung pembangunan nasional.

“Meningkatkan persatuan dan patriotisme, yang selaras dengan makna Bhineka Tunggal Ika dan mempromosikan kreatifitas pemuda dan mengkondisikan langka inovatif untuk meningkatkan dan menjauhkan pemuda dari pengaruh destruktif menuju pemuda yang sehat dan kuat” ungkap Sempat daerah, Mahli saat di temui di hotel Veliya Kota Ternate, Kamis 20 September 2018.

Terkait itu, Mahli mengimbau agar Pemuda harus mempersiapkan diri terutama tantangan kedepan menjelang pilpres sehingga tidak mudah terpengaruh oleh keadaan kedepannya.

“Pemuda saat ini harus mempersiapkan diri karena berbagai tantangan yang kita hadapi saat ini terutama menjelang pilpres dan lain sebagainya, dan banyak sekali pengaruh-pengaruh diluar kesadaran kita. Pemuda harus sadar dan mampu mempertahankan budaya yang dititipkan warisan terhadap kita dari pendahulu kita jadi kita tetap harus jaga dan melestarikan supaya keutuhan, persatuan tetap kita jaga untuk masa yang akan datang untuk generasi penerus,” tutupnya.

Red: Ajun

Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News