oleh

IAI Ngopi Bareng: “Melihat Kota Kota Ternate Sebagai Artifak Peradaban”

TERNATE LENTERA.CO.ID – Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Maluku Utara (Malut) gelar, “Ngopi barang” di kafe Borneo untuk membahasa Kota Ternate sebagai artefak peradaban, pada Selasa 18 September 2018.

Acara “ngopi bareng” IAI ini, menghadirkan Kepala Dinas Perkim Kota Ternate, Risal Marsaoly, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ternate; Risval Budianto, kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Maluku Utara; Muhammad Husni, sebagai narasumber.

Ketua umum IAI Malut Ichsan Teng kepada Reporter lentera online mengatakan, sebagai panelis brainstorming dari isu yang di angkat dalam “ngopi bareng” ini, maka IAI libatkan balai pelestarian cagar Budaya Malut, Papua dan Papua Barat serta dinas Perkim dan dinas PUPR, yang di anggap kompeten dalam kebijakan penyelenggaraan ke arsitekturan secara fisik dan wujud, lalu di bagi dalam poksi pembahasan tersendiri sesuai bidang sehingga bisa bermanfaat bagi kepentingan ekonomi dan budaya.

Menurutnya, dalam pekerjaan itu jika tidak di serahkan kepada ahlinya maka akan berdampak kehancuranya di Maluku Utara itu sendiri.

“Untuk itu IAI ikut berkontrebuksi dalam pekerjaan infrastruktur yang ada sesuai kompetensi sebagai prancang yang sudah dijamin dalam undang-undang nomor 6 tahun 2017 tentang Arsitek,” kata Ichsan

Red: Hana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News