oleh

Galang Dana Buat Rukmini, PMI Haltim Berharap Penanganan Terbaik dari RS

HALTIM, LENTERA.CO.ID – Rukmini, Remaja 14 tahun dari pasangan Hastuty Barmawi dengan Suryadi Silin, warga Desa Marasipno Kecamatan Maba Tengah, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Provinsi Maluku Utara ini didiagnosa mengidap meningoencephalocele sejak lahir.

Meningoencephalocele atau yang biasa disebut penyakit ensefalokel merupakan kelainan penutupan tuba neuralis yang tidak sempurna (Defek Tuba Neuralis), sehingga mengakibatkan cacat pada cranium (tulang Tengkorak) sehingga menyebabkan benjolan bagian tertentu.

Kepala markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kab. Haltim, Nurfat Hi Mabud, mengatakan setelah di diagnosis di Rumah sakit Daerah Kota Tidore Kepulauan, Dokter Noer Tomy, Sp. b kemudian menyarankan agar segera dirujuk Kemakassar. Namun kedua orang tuanya tak mampu memenuhi itu di karenakan ayahnya hanya seorang petani yang penghasilannya rendah. “Itu sebabnya, Ayah Rukmini dan pemerintah Desa Marasipno kemudian berinisiatif mengirimkan surat ke PMI terkait permohonan penggalangan dana untk biaya pengobatan Rukmini,” katanya, Selasa 18 September 2018, di posko penggalan dana peduli Rukmini.

Lanjut Nurfat, bahwa PMI , KNPI, KWHT, komunitas Pejero bersatu, dan Osis SMA di Kota Maba, bekerja sama dalam penggalangan dana dan berupaya memfasilitasi adik Rukmini agar secepatnya dapat di tangani oleh Tim Medis.

Dia berharap dengan penggalangan dana ini Rukmini dapat di tangani oleh dokter ahli bedah di RS Soetomo Surabaya yang dilengkapi dengan fasilitas yang memadai itu.

“Hingga hari ini donasi masyarakat melalui Bazar, aksi dan juga donasi langsung ke Rek PMI yaitu sebsar Rp 33.213.301,” tuturnya.

“Rencananya, Rukmini bersama keluarga akan ke Surabaya difasilitasi tiket Pergi-Pulang dan tempat tinggal oleh Komunitas Pajero Bersatu, “ kata Nurfat.

Rep: Ilham

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News