oleh

Mantan Ketua KPUD Halut ini Akhirnya Ditangkap

TERNATE, LENTERA.CO.ID – Kejaksaan Tinggi Maluku Utara (Kejati Malut) dan Kejaksaan Negeri Halmahera Utara (Kejati Halut) dibantu oleh Kepala Bagian Tata Usaha (KTU) dan Kepala Seksi Penuntutan (Kasi Tut) Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara (Sulut) menangkap terpidana, Benjamin Wagono, SH pada pukul 23:00 Wita bertempat di desa Ranotongkor, Kecamatan Tombariri Timur Kabupaten Minahasa,Sulawesi Utara, Kamis 13 September 2018.

Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Kasipenhum Kejati Malut, Apris R. Lingga via WhatsApp kepada reporter lentera.co.id, terpidana sebelumnya adalah mantan ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halmahera Utara, beralamat di Desa Upa Kec. Tobelo Tengah, Kab. Halmahera Utara.

Benjamin Wagono sempat menjadi buronan Kejaksaan Negeri Halmahera Utara (Kejari Halut) karena perkara tindak pidana korupsi berupa gratifikasi yang di lakukan secara berlanjut berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Tobelo No. 74/Pid.Sus/2011/PN.TBL tanggal 18 April 2012. Terpidana di hukum penjara 5 (lima) tahun potong tahanan dan denda senilai Rp.250 juta subs kurungan 6 (enam) bulan.

Mulanya mantan ketua KPU Halut ini sudah ditetapkan oleh Kejaksaan Tinggi Maluku Utara sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) berdasarkan surat Kejati Malut Nomor: R-61/S.2.5/Fd.1/06/2015 tertanggal 23 Juni 2015, perihal bantuan pencarian/penangkapan terpidana tindak pidana korupsi atas nama Benyamin Wagono.

Surat tersebut menindaklanjuti keputusan Pengadilan Negeri Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Nomor: 74/Pid.Sus/2011/PN.TBL, tertanggal 18 April 2012, serta surat dari Kejaksaan Negeri Tobelo, Nomor: R-09/S.2.12/Fd.1/06/2015, tertanggal 15 Juni 2015.

Selain itu, Kasipenhum Kejati Malut, Apris R. lingga menerangkan bahwa proses penangkapan dilakukan langsung oleh Tim Kejati Malut dan Kejari Halut tepat di tempat tinggal Terpidana di Desa Ranotongkor, kec. Tambiri Timur, Kab.Minahasa Sulawesi Utara.

Pola penangkapan yang di lakukan oleh Tim dari Kejati Malut dan Kejari Halut yaitu, sebelumnya melakukan serangkaian penjejakan dan pengawasan terhadap terpidana serta lingkungan sekitar tempat tinggalnya lalu akhirnya penangkapan. Terpidana langsung di amankan oleh Tim ke Kejaksaan Negeri Tomohon, Minahasa Sulawesi Utara usai penangkapan pukul 23:40 Wita dan selanjutnya akan di bawa ke Manado.

Menurut Kaspenhum Kejati Malut, bahwa rencananya terpidana akan di angkut dari Manado ke Ternate pada tanggal 14 September 2018 pukul 09:00 Wita menggunakan pesawat Wings Air dan selanjutnya di bawa ke Kejaksaan Negeri Halut untuk kemudian dilakukan eksekusi pada Lembaga Permasyarakatan (LP) Tobelo.

Red: Ajun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News