oleh

Jelang HUBNAS 73, Dishub Ternate Gelar simulasi Laka Laut

TERNATE, LENTERA.CO.ID -Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate rencana menggelar beberapa item kegiatan yang melibatkan seluruh di Dinas Perhubungan Se-Provinsi Maluku dalam rangka jelang hari Perhubungan Nasional.

Thamrin Alwi, Kepala Dinas Perhubungan Kota Ternare, kepada lentera.co.id memaparkan bahwa selain Dinas Perhubungan Kabupaten Halmahera Timur, seluruh Dishub se-provinsi maluku utara akan menyelenggarakan Hari Perhubungan Nasional di Kota Ternate.

“Untuk Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) mereka laksanakan secara terpisah di Haltim, tetapi untuk Kabupaten Kota yang lain Akan gabung Ke Kota Ternate”. jelas tamrindi ruang kerjanya pada Jumat 14 September 2018 sore tadi.

lanjutannya, Panitia dari Pemerintahan Provinsi agak macet waktu sehingga pihaknya akan melaksanakan beberpa rangkaian Kegiatan, diantaranya Kegiatan donor darah, yang di laksanakan atau di akomodir oleh Balai Transportasi Darat Kota Ternate dan Kegiatan Pembersihan Pantai yang di Kordinir Oleh KSOP yang akan di laksanakan pada Sabtu 15 September 2018, besok.

Sementara di upacara puncak 17 September 2018 nanti akan ada satu item kegiatan simulasi keselamatan, yang diselenggarakan di Belakang Perikanan Nusantara dengan skenario cuaca ekstrim, yang menyebabkan terjadi jatuhnya Penumpang di Kapal.

“Kita akan lakukan Antraksi, cara-cara dan langkah penaganan maupun Pertolongan di kapal, mulai dari Efakuasi, sampi di daratan hingga ke rumah sakit, pada hari kegiatan nanti”.

Thamrin menambahkan ekspetaktasi pemerintah pusat terkait lapangan Keselamatan menjadi faktor penting di hari HUBNAS ke 73 ini. Karena di akhir tahun 2018 banyak terjadi Kecelakan lalu lintas terutama Laka Laut. Untuk Malut sendiri banyak terjadi Kecelakan Laut, seperti tenggelamnya Spid Bot dari Kota Ternate Menuju Gita Kec, Oba Kota Tidore.

“Ini menjadi Referensi bagi kita, agar langkh-langkah Keselamatan itu Perlu kita Lakukan” ungkap thamrin

Harpannya melalui Hari HUBNAS ke 73 Tahun 2018, seluruh elemen jasa angkutan baik Pemilik Maupun nahkoda dan seluruh Petugas yang ada di Pelabuhan dengan momentum ini kami akan berikan sosialisai, masalah keselamatan laut agar bisa mengurangi kecelakan yang terjadi di laut.

“Kita juga butuh kerja sama seluruh insan perhubungan di Malut baik dari vertikal maupun Dinas dari Otonomi daerah dan Balai Pemeintah Pusat”.

Selain itu Thamrin juga menegaskan mutu petugas di lapangan harus lebih Konsisten, terkait sertifikat yang di berikan kepada transportasi angkutan laut. Terutama soal jumlah penumpang dan izin kapal.
Menurutnya yang banyak terjadi di Malut bukan kerusakan kapal melainkan kerusakan Izin. Semestinya izin harus memiliki sertifikat terpisah dengan izin kapal.

“Mudah mudahan dengan beberapa kasus yang telah terjadi kedepan bisa menjadi pelajaran Penting Buat kita semua agar tidak terjadi lagi kecelakaan laut di Provinsi Malut” tutup Thamrin

Red: Hana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News