oleh

Polres Halbar Musnahkan Miras Hasil Operasi Pekat

HALBAR, LENTERA.CO.ID – Kepolisian Resort Kabupaten Halmahera Barat (Polres Halbar) mengelar pemusnahan barang bukti (BB) minum keras (Miras) hasil operasi penyakit masyarakat (pekat) Kie Raha II tahun 2018 Polres Halbar dan polsek jajaran, di Aula Mapolres Halbar, Desa Hoku-Hoku Kie Kecamatan Jailolo, Kamis 13 September 2018 tadi.

Barang bukti miras hasil operasi pekat yang dimusnakan sebanyak 5.485 botol, yang terdiri dari miras jenis Captikus sebanyak 4.403 botol, Sageru (Air Nira) 1.000 botol dan Bir sebanyak 82 botol.

Kapolres Halbar AKBP Deny Heryanto dalam sambutannya, mengatakan ribuan botol BB miras yang dimusnakan merupakan hasil sitaan saat melakukan operasi pekat yang ditargetkan selama 2 bulan berjalan dan sekarang masih berlangsung.

“Sasaran utama dari operasi pekat yang dilaksanakan ini adalah miras, karena miras merupakan salah penyebab timbulnya penyakit masyarakak dan sumber dari kejahatan. Sehingga menjadi perhatian kami (Polres Halbar),” ungkapnya.

Deny juga mencontohkan, terjadinya tarkam antara Desa Bobanehena dan Poyo pada akhir kegiatan FTJ lalu dan penikaman yang menyebabkan kematian di Kecamatan Ibu lalu, yang mana berawal dari persoalan sepele namun karena sudah terpengaruh miras sehingga kejadian yang tidak diinginkan bersama itu tak dapat terhindari.

“Dari beberapa kasus yang terjadi sebelumnya yang dipicu miras itu, kami dari pihak keamanan sangat tidak menginginkan hal tersebut terjadi, dan kepengin situasi wilayah hukum Polres Halbar kondusif dan tetap terjaga,” kata Danny.

Lanjutnya, Karena sebentar lagi kita akan menghadapi kegiatan pesta Demokrasi di tahun 2019, jadi kalau kita tidak melaksanakan kegiatan ini tentunya situasi wilayah Hukum Halbar tidak akan terjaga.

“Agar hal ini dapat teratasi, saya meminta dukungan dari seluruh tokoh Masyarakat, maupun pejabat pemerintah untuk bersama-sama kita berantas miras dimulai dari keluarga kita sendiri minimal bisa memberikan nasihat pada warga sekitaran kita,” pintanya Kapolres Halbar.

Sementara itu Asisten II Markus Saleky dalam sambutannya, mengatakan, terkait dengan pemberantasan peredaran miras, kami (Pemkab) sangat mendukung sepenuhnya, dan mengharapkan kegiatan tersebut lebih ditingkatkan, dan kami juga akan berkoordinasi dengan Bupati Halbar terkait dengan pendanaan, karena kita tau kegiatan seperti ini pasti membutuhkan dana.

“Kami juga berharap agar bisa di lakukan sosialisasi terkait dengan bahaya miras di sekolah – sekolah tingkat SMA, atau pembinaan yang nantinya dilakukan oleh Sat Binmas Polres Halbar, dan ini juga kita bisa buat Program rutin yang nanti bersama dengan pemerintah Daerah untuk melakukan kegiatan sosialisasi ini,” ucap Markus.

Sekedar diketahui turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni, Sri Sultan Jailolo Ahmad Abdullah Syah, Kabag Ops AKP. Karim Bombay, Kasat Intelkam AKP. Hendrik, Kasat Sabhara AKP Paulus Trimaresa, Kasat Tahti Iptu Adrijonal Samau, Kasie Propam Ipda Yuherson Dodowor, KBO Reskrim Ipda Ahmad Kadishub Halbar.

Dan ribuan BB yang dimusnakan merupakan hasil sitaan Polres Halbar dan Polsek Jajaran dengan rincian,

Polres Halbar
1. Cap Tikus 2.300 Botol.
2. Sageru 750 Liter.
3. Bir Bintang 31 Botol.

Polsek Jailolo
1. Cap Tikus 253 Botol.
2. Sageru 250 Liter.
3. Bir 31 Botol + 20 Kaleng.

Polsek Jailolo Selatan.
1. Cap Tikus 1.600 Botol.

Polsek Ibu
1. Cap Tikus 250 Botol

Re: Chull

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News