Kenali Gejala Diabetes dari Frekuensi BAK, Ini Kriterianya

BERITA TERKAIT

Kapolda Malut Pimpin Penyambutan dan Penghantaran Operasi Satgas Amole 2021

LENTERA MALUT -- Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K, pagi tadi memimpin secara langsung Upacara...

Masyarakat Apresiasi Pelayanan Terbaik Bareskrim

LENTERA MALUT -- Berdasarkan survei yang dilakuan oleh MarkPlus, masyarakat menilai positif terhadap pelayanan penegakan hukum dari Badan Reserse...

Diduga Serobot 2000 Ha Lahan Warga, PT. TUB Dipolisikan

LENTERA MALUT - John Bobane, warga Desa Linggua, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat ini melaporkan PT. Tri Usaha Baru...

JAKARTA — Penyakit diabetes mellitus seringkali tidak disadari karena cenderung tidak bergejala di awal dan penyakitnya berkembang secara bertahap. Akan tetapi, diabetes mellitus bisa dikenali dari beberapa gejala yang mungkin muncul di awal-awal perkembangan penyakit. Salah satunya adalah frekuensi Buang Air Kecil (BAK) yang berlebihan dalam satu hari.

- Advertisement -

Salah satu gejala diabetes mellitus tipe 2 adalah frekuensi buang air yang lebih banyak dari kondisi normal. Umumnya keinginan berlebih untuk buang air ini terjadi di malam hari.

Buang air kecil dengan frekuensi yang cukup sering dikenal sebagai poliura. Poliura merupakan kondisi di mana tubuh mengeluarkan urin lebih sering dengan jumlah yang banyak dalam setiap buang air kecil.

Orang dewasa normal umumnya mengeluarkan urin sebanyak 1-2 liter per hari. Akan tetapi, orang dengan poliura akan memproduksi urin lebih dari 3 liter per hari.

“Ini merupakan salah satu gejala utama diabetes, baik tipe 1 dan tipe 2, dan dapat menyebabkan dehidrasi berat, yang jika tidak ditangani dapat mempengaruhi fungsi ginjal,” papar Diabetes.co.uk seperti dilansir Express.co.uk.

Pada kondisi diabetes, kadar gula dalam darah melebihi batas normal. Tak semua gula ini bisa diserap dan sebagian kelebihan glukosa dari gula berakhir di dalam urin yang kemudian akan menarik lebih banyak air.

Poliura memang tak selalu menjadi pertanda diabetes mellitus. Poliura juga bisa menjadi pertanda dari penyakti lain seperti penyakit ginjal, gagal hati, diare kronik maupun kehamilan.

Untuk membedakannya, poliura pada kasus diabetes mellitus biasanya disertai oleh beberapa gejala lain asupan cairan berlebih maupun konsumsi kafein atau alkohol. Beberapa gejala diabetes mellitus yang lain ialah merasa lelah di siang hari khususnya setelah makan, seringkali merasa lapar meskipun beberapa saat sebelumnya sudah makan, merasa haus berlebih dan pandangan mata kabur.

Tak jarang, diabetes mellitus juga disertai gejala gatal pada kulit, khususnya di sekitar kelamin, waktu penyembuhan luka yang lama, infeksi jamur, kelainan kulit hingga penurunan berat badan atau penurunan massa otot yang tiba-tiba.

Kapolda Malut Pimpin Penyambutan dan Penghantaran Operasi Satgas Amole 2021

LENTERA MALUT -- Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K, pagi tadi memimpin secara langsung Upacara Penyambutan Brimob Nusantara BKO Polda...

Masyarakat Apresiasi Pelayanan Terbaik Bareskrim

LENTERA MALUT -- Berdasarkan survei yang dilakuan oleh MarkPlus, masyarakat menilai positif terhadap pelayanan penegakan hukum dari Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Dalam survei...

Diduga Serobot 2000 Ha Lahan Warga, PT. TUB Dipolisikan

LENTERA MALUT - John Bobane, warga Desa Linggua, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat ini melaporkan PT. Tri Usaha Baru (TUB) ke Polda Maluku Utara,...

Pemda Halbar Bakal sosialisasi Hukuman Kabiri, Kekerasan Seksual

Lentera Malut-- Kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur yang terjadi kemarin 03/Desember/2020 di kec. Loloda Desa Lababasara. Dinas perlindungan perempuan dan anak kabupaten...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Pjs. Bupati Taliabu ajak Warga ‘Sadar’ Protokol Kesehatan

LENTERA MALUT - Taman Kota Bobong kini menjadi sarana kampanye masker atau protokol kesehatan oleh Tim Satgas Pencegahan dan Penaganan Covid-19 di wilayah setempat. Ini...

Tak Indahkan Protokol Covid-19, Pjs Bupati : Taman Bobong Bakal Ditutup

LENTERA MALUT - Tidak taat protokol kesehatan, Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Pulau Taliabu Drs. Maddaremmeng mempertegas bakal menutup taman Kota Bobong. "Langkah untuk menutup...

139 CPNSD Pulau Taliabu, Selamat Bergabung

LENTERA MALUT - Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu yang bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XI Manado telah mengumumkan kelulusan 139 peserta yang...

Pjs Bupati Drs Maddaremmeng Lakukan Kunjungan Perdana ke DPRD Taliabu

LENTERA MALUT -- Pjs Bupati, Drs. Maddaremmeng berkunjungan ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Taliabu (Pultab) pafa Senin, 26 Oktober 2020. Melalui Kepala...

Pjs Bupati Pultab Tinjau Langsung Kendala Sampah di TPA

LENTERA MALUT - Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pulau Taliabu (Pultab) Drs. Maddaremmeng, M.Si meninjau secara langsung tempat pembuangan sampah akhir (TPA) yang terletak di...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Terpopuler

Suku Akejira Terusik dari Ancaman Ekspansi Lahan Tambang

LENTERA MALUT -- Perusahaan tambang nikel PT. Indonesia Weda Bay Industrisal Park (PT. IWIP) terus melakukan ekspansi pembukaan...

Anggota DPRD Malut, Makmurdin: Terimakasih Warga Sula dan Taliabu

LENTERA MALUT -- Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari partai Golkar, Makmurdin Mus, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat...

Himasylva Unkhair Gelar Dialog “Akejira Milik Siapa?”

LENTERA MALUT -- Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar dialog di...

Menolak RUU, Ribuan Mahasiswa Malut Turun ke Jalan

LENTERA MALUT -- Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara melakukan aksi besar-besaran di depan...

Sambut HTN, LMND dan API Kartini Menggelar Aksi

LENTERA MALUT – Sambut Hari Tani Nasional, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) bersama Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API...

Terkait Sengkata Lahan: Lawyer Pemdes Nggele Semprot Pemda Taliabu

LENTERA MALUT -- Putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu terkait konflik lahan pembangunan pasar di Desa...

Mahasiswa di Ternate Desak Bebaskan Surya Anta dan Dukung Veronica Koman

LENTERA MALUT -- Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Peduli Ham dan Demokrasi menggelar aksi long march dari...
- Advertisement -
- Advertisement -